Topikseru.com – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, tampil impresif dengan menjuarai MotoGP Italia 2025 di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (22/6) waktu Indonesia.
Marquez mencatatkan waktu 41 menit 9,214 detik untuk menuntaskan balapan, sekaligus menutup akhir pekan dengan kemenangan usai merebut pole position dan sprint race sehari sebelumnya.
Start dari posisi terdepan, Marquez langsung mendapat tekanan dari rekan setimnya, Francesco “Pecco” Bagnaia, yang sempat memimpin balapan di awal lap.
Namun insiden ringan antara ban depan motor Bagnaia yang menyenggol bagian belakang motor Marquez membuat Marquez kehilangan posisi sesaat.
Ketegangan meningkat saat Alex Marquez, adik Marc, menyodok ke posisi pertama pada lap keenam, menyalip dua jagoan Ducati sekaligus.
Di belakang mereka, terjadi duel ketat antara Franco Morbidelli dan Maverick Vinales untuk memperebutkan posisi empat dan lima.
Duel Keluarga di Lintasan Mugello
Namun kedigdayaan Marc Marquez belum habis. Sang juara dunia enam kali ini kembali menguasai lintasan pada lap kesembilan, menyalip Alex dengan manuver presisi dan kecepatan stabil.
Sejak saat itu, Marc tak tersentuh, menciptakan gap lebih dari 1 detik di depan barisan pesaingnya.
Alex Marquez dan Bagnaia masih berusaha mengejar, tetapi dominasi Marc terlalu kuat.
Bagnaia bahkan harus kehilangan peluang podium setelah Fabio Di Giannantonio dari Pertamina VR46 Ducati melakukan manuver tajam di dua lap terakhir dan merebut posisi ketiga.
Hasil Akhir MotoGP Italia 2025:
1. Marc Marquez (Ducati Lenovo) – 41:09.214
2. Alex Marquez (Gresini Ducati) – +1.048 detik
3. Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) – +1.679 detik
4. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo)
5. Franco Morbidelli (Prima Pramac Ducati).
Kemenangan Penting Jelang Paruh Musim
Kemenangan di Mugello menjadi poin krusial bagi Marc Marquez yang terus menekan klasemen menuju paruh musim.
Kombinasi performa konsisten dan paket motor Ducati yang kompetitif menjadikan pembalap asal Spanyol itu sebagai ancaman nyata di musim 2025.
Ini juga menandai triple crown bagi Marc sepanjang akhir pekan: pole position, sprint race, dan balapan utama. Momentum ini mempertegas ambisinya untuk meraih gelar dunia ketujuh di kelas utama.











