Olahraga

Piala Kemerdekaan di Medan, PSSI Siapkan Timnas U-17 Hadapi Piala Dunia di Qatar

×

Piala Kemerdekaan di Medan, PSSI Siapkan Timnas U-17 Hadapi Piala Dunia di Qatar

Sebarkan artikel ini
Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah). Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Menurut Erick, kedua negara diundang menyesuaikan kebutuhan pelatih timnas U-17 Nova Arianto yang ingin mencoba berba…
  • Langkah ini sekaligus menjadi bukti keseriusan federasi menyiapkan Garuda Muda agar tak sekadar jadi peserta di ajang…
  • Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut turnamen ini penting sebagai jembatan mengukur kekuatan anak asuh Nova Arianto.

Topikseru.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan akan menggelar Piala Kemerdekaan di Medan, Sumatera Utara, sebagai ajang uji coba krusial tim nasional U-17 sebelum bertolak ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada November mendatang.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti keseriusan federasi menyiapkan Garuda Muda agar tak sekadar jadi peserta di ajang dunia nanti.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut turnamen ini penting sebagai jembatan mengukur kekuatan anak asuh Nova Arianto.

“Piala Dunia ini justru jadi momen penting untuk tim U-17 kita. Karena itu, training camp di Bali sudah berjalan hampir satu bulan. Tapi kita juga harus memberi kesempatan mereka uji coba,” ujar Erick Thohir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (31/7).

Dua Tim Luar Negeri Siap Hadir, Cari Lawan Amerika Latin

Sejauh ini, sudah ada dua negara yang dikonfirmasi akan ikut ambil bagian di Piala Kemerdekaan Medan, yakni Afrika Selatan dan Tajikistan. Kedua tim sama-sama kontestan Piala Dunia U-17 2025.

Afrika Selatan, yang akan memainkan partisipasi keduanya di Piala Dunia U-17, tergabung di Grup A bersama tuan rumah Qatar, Italia, dan Bolivia.

Sementara Tajikistan, yang bakal tampil di edisi ketiga mereka, akan bersaing di Grup I bersama Amerika Serikat, Burkina Faso, dan Republik Ceko.

Menurut Erick, kedua negara diundang menyesuaikan kebutuhan pelatih timnas U-17 Nova Arianto yang ingin mencoba berbagai taktik menghadapi lawan dengan karakteristik berbeda.

Pasalnya, di Grup H Piala Dunia nanti, Indonesia harus menghadapi tim-tim dengan gaya bermain beragam: Brasil (Amerika Selatan), Honduras (Amerika Utara), dan Zambia (Afrika).

“Karena coach Nova ingin mencoba beberapa style permainan. Karena di grup kita juga ada tim Afrika, ada Amerika Latin. Ini sekadar kita mengukur,” kata Erick.

PSSI masih berusaha mendatangkan satu tim lagi, idealnya dari kawasan Amerika Latin. Namun, faktor jarak tempuh yang panjang – bisa memakan waktu 36 jam – membuat opsi ini cukup menantang.

“Kalau tidak bisa, ya kita cari lawan yang dekat, yang bisa hadir mengisi Piala Kemerdekaan,” lanjutnya.

Fokus ke Pengalaman, Bukan Hadiah

Menariknya, meski bertajuk turnamen, Erick menegaskan Piala Kemerdekaan ini bukan ajang komersial dengan hadiah besar.

Fokus utama adalah kesempatan berharga bagi Garuda Muda untuk menguji formasi sebelum berhadapan dengan lawan sesungguhnya di Qatar.

“Kalau saya melihat Piala Kemerdekaan ini jangan diposisikan langsung komersial. Banyak negara yang hadir ini ingin uji coba,” kata Menteri BUMN tersebut.

Piala Kemerdekaan di Medan Jadi Panggung Persiapan

Turnamen Piala Kemerdekaan rencananya akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara pada Agustus 2025.

Sebelumnya, Timnas U-17 juga telah menjalani training camp intensif di Bali selama sebulan terakhir. Uji coba internasional seperti ini diharapkan bisa mematangkan taktik, fisik, dan mental Garuda Muda.

Dengan persiapan yang matang dan lawan uji coba berkualitas, publik berharap Timnas U-17 tak sekadar “numpang lewat” di Qatar.

Momen 17 Agustus nanti pun akan semakin semarak dengan sepak bola sebagai pemersatu bangsa.