Ringkasan Berita
- Timnas Indonesia U-17 ditahan imbang Tajikistan 2-2 dalam laga seru Piala Kemerdekaan di Stadion Utama Sumatera Utara…
- Nova Arianto: Laga yang Sangat Baik untuk Persiapan Meski kecewa dengan hasil, pelatih Timnas U-17 Nova Arianto tetap…
- Mierza Firjatullah pada menit ke-35 dan Fadly Alberto Hengga di menit ke-49, Indonesia harus merelakan tiga poin mela…
Topikseru.com – Kemenangan yang sudah di depan mata harus buyar hanya satu menit jelang bubaran. Timnas Indonesia U-17 ditahan imbang Tajikistan 2-2 dalam laga seru Piala Kemerdekaan di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (12/8) malam.
Sempat memimpin dua kali lewat gol M. Mierza Firjatullah pada menit ke-35 dan Fadly Alberto Hengga di menit ke-49, Indonesia harus merelakan tiga poin melayang setelah Ashuralizoda Nazrullo membobol gawang Garuda Muda di menit ke-89.
Gol Cepat Balas Cepat
Indonesia unggul lebih dulu ketika Mierza sukses memanfaatkan peluang emas pada menit ke-35.
Namun, hanya berselang satu menit, Tajikistan membalas lewat sontekan Zarifzoda Zarif yang membuat skor kembali imbang 1-1.
Awal babak kedua, Garuda Muda kembali memimpin lewat gol Fadly Alberto. Sayang, konsentrasi yang goyah di penghujung laga membuat Indonesia kecolongan gol Nazrullo yang mengunci skor akhir menjadi 2-2.
Nova Arianto: Laga yang Sangat Baik untuk Persiapan
Meski kecewa dengan hasil, pelatih Timnas U-17 Nova Arianto tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.
“Ini laga yang sangat baik bagi kami untuk persiapan menuju Piala Dunia. Saya ucapkan terima kasih pada pemain yang kerja keras walau hasil akhir kita harus puas dengan imbang,” ujar Nova.
Pelatih Tajikistan Soroti Fokus Pemain Belakang
Sementara itu, pelatih Tajikistan Ragini Marco menilai dua gol Indonesia lahir akibat kurangnya fokus lini belakang timnya.
“Mereka malah fokus ke bola, sementara pergerakan lawan kurang mereka antisipasi. Ini akan menjadi catatan untuk kami,” kata Marco.
Hasil Laga Piala Kemerdekaan Lain: Mali Perkasa, Uzbekistan Tumbang
Pada laga sebelumnya di stadion yang sama, Mali tampil perkasa dengan menghajar Uzbekistan 5-1.
Ndjicoura Raimond Bomba mencetak hattrick, disusul gol Mahamadou Traore dan Ibrahim Diakite, sementara Uzbekistan hanya mampu membalas lewat gol tunggal Tokhirov Khabibuloh.
Dengan hasil ini, persaingan di Piala Kemerdekaan semakin panas, dan setiap poin menjadi krusial menuju babak berikutnya.








