Olahraga

Pogba Ajukan Banding Atas Larangan Bermain 4 Tahun, Ini Penyebabnya!

×

Pogba Ajukan Banding Atas Larangan Bermain 4 Tahun, Ini Penyebabnya!

Sebarkan artikel ini
Pemain Juventus Paul Pogba
Gelandang Juventus Paul Pogba. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)

Ringkasan Berita

  • "Terkait sanksi yang diumumkan hari ini, saya akan mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga," tulis Po…
  • "Paul Pogba kena sanksi larangan bermain sepak bola selama empat tahun karena positif menggunakan doping," kata pakar…
  • Pogba menjalani tes doping setelah Juventus menang 3-0 atas Udinese di Dacia Arena pada Kamis (21/8/2023) dini hari WIB.

TOPIKSERU.COM, – Paul Pogba mendapat sanksi larangan bermain sepak bola tingkat profesional selama empat tahun setelah terbukti menggunakan doping. Pogba menyatakan akan mengajukan banding atas sanksi tersebut.

“Terkait sanksi yang diumumkan hari ini, saya akan mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga,” tulis Pogba dalam akun pribadinya di Instagram beberapa jam setelah sanksi itu dijatuhkan pada Kamis (29/2).

Dalam sebuah tes pada tahun lalu menyebut Paul Pogba menggunakan doping.

Hasil tes tersebut keluar pada pertengahan tahun 2023.

“Paul Pogba kena sanksi larangan bermain sepak bola selama empat tahun karena positif menggunakan doping,” kata pakar sepak bola Fabrizio Romano dalam akun X-nya pada Kamis.

Pogba menjalani tes doping setelah Juventus menang 3-0 atas Udinese di Dacia Arena pada Kamis (21/8/2023) dini hari WIB.

Baca Juga  Presiden Jokowi Pilih Saksikan Laga Indonesia vs Irak dari Kamar

Meski cuma duduk di bangku cadangan, pemain berusia 30 tahun itu terpilih secara acak untuk menjalani tes doping usai laga.

Hasil tes menunjukkan kadar testosteron dalam diri Pogba meningkat. Testosteron adalah hormon yang dapat meningkatkan ukuran dan kekuatan otot.

Pemain bola yang akan berusia 31 tahun bulan depan ini, tidak bisa bermain sampai 2028 atau saat usianya 35 tahun.

Dalam pernyataan tersebut, gelandang asal Prancis ini juga menyebut keputusan menjatuhkan sanksi itu tidak benar.

“Saya terkejut, sedih dan terluka karena semua yang telah saya bangun dalam karier profesional saya telah mereka ambil begitu saja,” lanjut gelandang berusia 30 tahun itu.

Dia juga mengaku tidak pernah secara sadar atau sengaja mengonsumsi suplemen apa pun yang melanggar peraturan anti-doping.

“Sebagai atlet profesional, saya tidak pernah menggunakan zat terlarang untuk meningkatkan performa saya dan tidak pernah menghina atau mencurangi sesama atlet serta suporter dari tim manapun yang pernah saya bela,” ujar Paul.(Antara/Topikseru.com)