Olahraga

Piala Walikota Open 2025: Atlet Arung Jeram Hadapi Tantangan Arena Danau Cadika Medan

×

Piala Walikota Open 2025: Atlet Arung Jeram Hadapi Tantangan Arena Danau Cadika Medan

Sebarkan artikel ini
arung jeram
Para atlet Arung Jeram saat mengikuti kompetisi Piala Walikota Open 2025 di Taman Cadika, Medan Johor, Sabtu (20/9/2025). Foto: Dok. FAJI Medan

Ringkasan Berita

  • Bertempat di Danau Taman Cadika, Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, ajang ini berlangsung pada Sabtu (20/9/2025…
  • Bagi sebagian peserta, arena dengan air tenang justru menjadi tantangan tersendiri.
  • Trioni Narvatilova, atlet dari tim Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), mengakui butuh tenaga ekstra saat bert…

Topikseru.com – Kompetisi arung jeram Piala Walikota Open 2025 yang digelar oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan menghadirkan cerita berbeda bagi para atlet.

Bertempat di Danau Taman Cadika, Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, ajang ini berlangsung pada Sabtu (20/9/2025) dengan atmosfer penuh antusiasme.

Bagi sebagian peserta, arena dengan air tenang justru menjadi tantangan tersendiri.

Trioni Narvatilova, atlet dari tim Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), mengakui butuh tenaga ekstra saat bertanding di danau.

“Karena kami sering mainnya di sungai yang berarus, nah ini mainnya di danau yang flat, tidak ada arusnya. Kami membutuhkan power lebih untuk menstabilkan perahu,” ujar Trioni.

Dia menambahkan, kunci sukses dalam arena datar adalah kekompakan tim. “Kekuatan setiap personel dalam mendayung harus sama, baik ke depan maupun ke belakang.”

Baca Juga  PORKOT Medan XV 2025 Tunda Lomba Arung Jeram Akibat Sungai Babura Meluap
Arung jeram
Para atlet Arung Jeram saat mengikuti kompetisi Piala Walikota Open 2025 di Taman Cadika, Medan Johor, Sabtu (20/9/2025). Foto: Dok. FAJI Medan

Perspektif Berbeda dari Adi Saputra Ginting

Namun, tidak semua atlet melihatnya sebagai kesulitan. Adi Saputra Ginting dari klub Pandawa Kayak Langkat menyebut tidak mengalami kendala berarti di arena pertandingan kali ini.

“Alhamdulillah, sampai saat ini saya belum temukan tantangan berarti,” katanya.

Adi juga membawa kabar baik untuk timnya. Dalam kategori sprint, Pandawa Kayak berhasil meraih posisi ketiga.

“Alhamdulillah, tim kita mendapatkan juara tiga,” ujarnya.

Dorongan untuk Masa Depan Arung Jeram Sumut

FAJI Medan sendiri menggelar pertandingan dalam dua kategori, yakni sprint dan head to head. Ajang ini bukan sekadar memperebutkan trofi, tetapi juga jadi sarana pembinaan atlet muda.

Adi berharap kompetisi seperti ini lebih sering digelar di Sumatera Utara. “Semoga ke depan kompetisi seperti ini diperbanyak lagi, karena bisa menciptakan bibit atlet yang mengharumkan nama Sumatera Utara,” ucapnya.

Piala Walikota Open 2025 pun tidak hanya jadi panggung kompetisi, melainkan juga ruang pembuktian bahwa olahraga arung jeram Sumut punya potensi untuk bersaing di tingkat nasional.