Ringkasan Berita
- Timnas Indonesia harus menerima kekalahan dari Uzbekistan pada laga semifinal yang berlangsung Senin (29/4) dengan sk…
- Pertandingan Indonesia vs Uzbekistan yang dipimpin wasit Shen Yinhao dan wasit VAR Sivakorn Pu-udom, penuh kontroversi.
- Kondisi Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengingatkan bahwa pertandingan Indonesia menghadapai Irak dengan pertaruhan y…
TOPIKSERU.COM, JAKARTA – Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong atau STY menyampaikan harapannya kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) agar menerapkan sikap saling menghormati di antara tim-tim Asia dan netral kepada semua tim peserta Piala Asia U-23 yang tersisa.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan dari Uzbekistan pada laga semifinal yang berlangsung Senin (29/4) dengan skor 2-0.
Pertandingan Indonesia vs Uzbekistan yang dipimpin wasit Shen Yinhao dan wasit VAR Sivakorn Pu-udom, penuh kontroversi.
Salah satunya saat wasit menganulir gol Muhammad Ferarri dan sanksi kartu merah bagi kapten timnas Indonesia Rizky Ridho.
Kekalahan itu membuat Indonesia akan bertanding melawan Irak pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, Kamis (2/5) besok.
“Saya tidak memiliki niat untuk psywar ke AFC, termasuk memberi tekanan kepada mereka. Saya ingin mereka berkembang dan semua pemain serta level permainan di AFC berkembang, itu yang saya harapkan,” kata Shin pada konferensi pers, Rabu (1/5).
“Keinginan saya hanya agar semua saling menghormati saja, pemain dan wasit harus saling menghormati, wasit juga harus menghormati pelatih, begitu juga sebaliknya. Jika itu terjadi, tak akan ada hal buruk yang terjadi dalam sebuah pertandingan,” tambah Shin.
Kondisi Timnas Indonesia
Shin Tae-yong mengingatkan bahwa pertandingan Indonesia menghadapai Irak dengan pertaruhan yang sangat besar, yaitu tiket menuju Olimpiade Paris 2024.
Oleh sebab itu, lanjut STY, maka faktor semangat akan menjadi salah satu kunci mendapatkan hasil positif.
“Jujur, sulit bagi kami untuk laga besok, apalagi fisik dan mental kami juga terkuras di laga lawan Uzbekistan, jadi kami fokus pada pemulihan fisik dan mental, dan hal itu akan jadi penentu bagaimana hasil (pertandingan) kami saat melawan Irak,” kata Shin Tae-yong.
“Bagaimana fisik dan mental kami pulih, juga bagaimana semangat kami untuk memenangi laga. Itu akan sangat berpengaruh,” tutur pelatih asal Korea Selatan ini.
Pada pertandingan melawan Irak, Shin kembali dapat memainkan penyerang Rafael Struick untuk memperkuat Garuda Muda.
Struick yang menyumbang dua gol ke gawang Korsel pada laga perempat final, harus absen di semifinal karena akumulasi kartu kuning.
“Dia (Struick) sudah bermain bagus sejak awal Piala Asia U-23 2024, sejak fase grup, dia adalah salah satu pemain kunci kami. Sayang dia harus absen di pertandingan melawan Uzbekistan. Sekarang dia sudah bugar, dan saya yakin dia akan berkontribusi besar di laga lawan Irak,” tegas Shin.
Pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Asia U-23 antara Indonesia melawan Irak berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifah, Doha, Kamis malam.
Pertandingan itu akan dipimpin wasit Arab Saudi Majed Alshamrani, yang juga pernah memimpin pertandingan Indonesia melawan Australia pada fase grup.(*)
Sumber: Antara













