Olahraga

Indonesia vs Bahrain: Pembuktian Kulitas Dua Tim yang Beda Kelas

×

Indonesia vs Bahrain: Pembuktian Kulitas Dua Tim yang Beda Kelas

Sebarkan artikel ini
Patrick Kluivert
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto sebelum melawan Timnas Australia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024). Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Sedangkan Indonesia dengan jumlah penduduk 280,7 juta jiwa ini, berada pada peringkat 129.
  • Catatan Kekuatan Bahrain tercatat menjadi tim yang lebih baik, setidaknya dalam tujuh pertemuan sebelumnya dengan tim…
  • Secara grafik, permainan Indonesia menunjukkan peningkatan yang luar biasa, termasuk selama kualifikasi Piala Dunia 2…

TOPIKSERU.COM – Tim nasional Indonesia akan menghadapi Bahrain pada pertandingan ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10) sekira pukul 23.00 WIB.

Pertandingan ini akan menjadi pembuktian kualitas dua negara yang beda kelas.

Bahrain, secara peringat FIFA memang berada di atas Indonesia. Negara dengan luas wilayah 786 kilometer dan penduduk 1,47 juta jiwa ini, berada di peringkat 76.

Sedangkan Indonesia dengan jumlah penduduk 280,7 juta jiwa ini, berada pada peringkat 129.

Catatan Kekuatan

Bahrain tercatat menjadi tim yang lebih baik, setidaknya dalam tujuh pertemuan sebelumnya dengan tim Garuda. Mereka menang tiga kali, sedangkan Indonesia menang dua kali.

Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada 29 Februari 2012 pada kualifikasi Piala Dunia 2012. Kala itu Bahrain menekuk timnas Indonesia dengan skor 10-0, sekaligus menjadi catatan kelam sepak bola tanah air.

Namun, itu dulu saat perbedaan peringkat mutlak menunjukkan kesenjangan kualitas. Hal ini tidak berlaku saat ini.

Secara grafik, permainan Indonesia menunjukkan peningkatan yang luar biasa, termasuk selama kualifikasi Piala Dunia 2026.

Misalnya, pada kualifikasi babak kedua lalu, Bahrain menjadi salah satu tim berperingkat tinggi di groupnya.

Sedangkan Indonesia malah masuk gelanggang dengan bekal peringkat terendah di group. Tetapi hasilnya sangat mengejutkan.

Timnas Indonesia dengan pemain-pemain naturalisasi yang teruji dalam kompetisi-kompetisi elite di Eropa, telah membuktikan dan memangkas kesenjangan tersebut.

Baca Juga  Timnas Indonesia Didukung Ribuan Warga Korsel, STY Bilang Begini

Hingga pertandingan terakhir di kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia mampu mengalahkan tim-tim dengan peringkat di atasnya.

Sementara Bahrain hanya sekali melakukan saat membungkam Australia di kandangnya.

Sejauh ini selama kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia sudah memasukkan 21 gol dan kebobolan 9 gol, sedangkan Bahrain memasukkan 12 gol dan 8 kali kebobolan.

Kualitas

Berdasarkan kualitas, lima pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026, catatan Indonesia lebih baik dari Bahrain, meskipun sama-sama menelan satu kekalahan dan mencatat dua kemenangan.

Bahrain menang dua kali. Pertama, dari Nepal yang berperingkat 176, dan Australia pada babak ketiga.

Mereka seri melawan Yaman dan Uni Emirat Arab, sebelum dibantai 0-5 oleh Jepang pada 10 September.

Catatan itu memang sama dengan Indonesia, tetapi performa Jay Idzes cs bisa dibilang lebih baik.

Sejak kalah dari Irak dengan skor 0-2 pada 6 Juni 2024, Garuda tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam lima pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya, tim Garuda mengalahkan Vietnam dan Filipina pada babak kedua.

Lalu, mengimbangi Arab Saudi di kandangnya, dan kemudian Australia, padahal dua tim ini adalah raksasa sepak bola Asia.

Dari lima laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026, timnas memasukkan enam gol dan kebobolan tiga gol. Sebaliknya, Bahrain memasukkan lima gol tapi kebobolan enam gol.

Itu menunjukkan lini pertahanan Bahrain lebih rapuh ketimbang barisan pertahanan tim asuhan Shin Tae-yong.

Kedua tim sudah menghadapi tiga tim raksasa dalam Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tetapi catatan Indonesia lebih mengesankan dari pada Bahrain.