Olahraga

STY Tanggapi Catatan Kelam Indonesia Hadapi Bahrain: Masa Lalu adalah Masa Lalu

×

STY Tanggapi Catatan Kelam Indonesia Hadapi Bahrain: Masa Lalu adalah Masa Lalu

Sebarkan artikel ini
PSSI Pecat STY
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY). Foto: Antara/HO-PSSI

Ringkasan Berita

  • Shin mengatakan Maarten Paes dalam kondisi bugar dan siap berdiri di bawah tiang mistar menjaga gawang Indonesia.
  • "Dia (Maarten Paes) dalam kondisi fit 100 persen saat bermain besok," kata Shin Tae-yong saat konferensi pers di Stad…
  • STY Tak Pusingkan Masa Lalu Dari sisi sejarah, timnas Indonesia pernah menelan kekalahan pahit kala bertemu Bahrain d…

TOPIKSERU.COM, RIFFA – Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong (STY) memastikan Maarten Paes akan memperkuat timnas pada laga penting saat menghadapi Bahrain pada kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (10/10) malam.

Shin mengatakan Maarten Paes dalam kondisi bugar dan siap berdiri di bawah tiang mistar menjaga gawang Indonesia.

“Dia (Maarten Paes) dalam kondisi fit 100 persen saat bermain besok,” kata Shin Tae-yong saat konferensi pers di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Rabu setempat.

Bahrain secara nama lebih mentereng dari Indonesia. Namun, berdasarkan hasil saat ini Bahrain hanya selisi satu poin dari Garuda di Group C.

Baca Juga  Ole Romeny Ditanya Presiden Prabowo: Kamu dari Medan?

Berdasarkan hasil yang telah mereka raih, STY meyakini mampu merebut poin di Stadion Nasional Bahrain.

“Memiliki dua hasil pertandingan yang bagus, yakni menghadapi Arab Saudi dan Australia, akan mendongkrak semangat dan kepercayaan diri kami. Kami semakin berkembang dan besok saat menghadapi Bahrain, kami akan mendapat hasil bagus,” ujar Shin.

STY Tak Pusingkan Masa Lalu

Dari sisi sejarah, timnas Indonesia pernah menelan kekalahan pahit kala bertemu Bahrain dengan skor 10-0 di stadion yang sama pada kualifikasi Piala Dunia 2014 lalu.

Namun, bagi Shin Tae-yong itu hanya catatan masa lalu dan dia tidak memusingkan fakta pahit tersebut.

Dia hanya meminta anak-anak asuhnya menatap ke depan dan mendapatkan hasil yang terbaik.

“Mengenai hasil terakhir yakni kekalahan 0-10 di stadion yang sama ini, saya baru tahu fakta itu kemarin. Dan masa lalu adalah masa lalu, masa kini adalah masa kini. Hasil besok tidak ada yang tahu akan seperti apa,” tutur pelatih asal Korea Selatan itu.