Ringkasan Berita
- Pelatih Kas Hartadi menegaskan bahwa lini belakang menjadi perhatian utama tim jelang duel penting melawan Persikad D…
- Kami berharap ke depan itu tidak terjadi lagi karena persaingan Liga 2 semakin ketat," ujar Kas Hartadi, Senin.
- Evaluasi dan Konsistensi Jadi Kunci Dengan persaingan Liga 2 yang semakin sengit, pembenahan di area belakang menjadi…
Topikseru.com – PSMS Medan mulai tancap gas memperbaiki sektor pertahanan setelah dinilai masih rapuh dalam empat laga awal Liga Championship (Liga 2 Indonesia) musim ini. Pelatih Kas Hartadi menegaskan bahwa lini belakang menjadi perhatian utama tim jelang duel penting melawan Persikad Depok.
“Lini pertahanan memang menjadi salah satu yang terus kami evaluasi. Anak-anak masih terlalu sering berani bermain di bawah. Kami berharap ke depan itu tidak terjadi lagi karena persaingan Liga 2 semakin ketat,” ujar Kas Hartadi, Senin.
Produktif di Depan, Keropos di Belakang
PSMS Medan tampil impresif dalam urusan mencetak gol, yakni delapan gol dari empat pertandingan, namun masih bermasalah dalam bertahan dengan kebobolan lima gol.
Saat ini PSMS berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan tujuh poin hasil dari dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Stabilitas menjadi kunci jika Ayam Kinantan ingin terus bersaing di papan atas.
Pelatih Kas Hartadi menegaskan harapannya agar sektor belakang bisa menyamai performa lini depan yang dianggap sudah cukup efektif.
Laga Kontra Persikad Depok Jadi Momentum
Akhir pekan ini PSMS Medan akan menjamu Persikad Depok di Stadion Utama Sumatera Utara. Pertandingan ini dipandang sebagai titik krusial untuk menjaga momentum dan posisi mereka di tiga besar.
“Kami berharap menghadapi Persikad nanti semua pemain dapat main maksimal seperti dua laga sebelumnya. Perjalanan masih panjang, kita harapkan semua pemain juga dapat menjaga kebugaran,” imbuh Kas Hartadi.
Evaluasi dan Konsistensi Jadi Kunci
Dengan persaingan Liga 2 yang semakin sengit, pembenahan di area belakang menjadi ujian utama. PSMS Medan dituntut menjaga keseimbangan permainan untuk memastikan catatan positif berlanjut.
Pertandingan melawan Persikad Depok akan menjadi barometer apakah perubahan bisa diterjemahkan ke dalam performa di lapangan.












