Pegadaian Championship

Kecolongan dari PSKC, Persiraja akan Balas saat Bertemu PSMS

×

Kecolongan dari PSKC, Persiraja akan Balas saat Bertemu PSMS

Sebarkan artikel ini
Persiraja
Pemain Persiraja Banda Aceh (orange) saat merebut bola dari pemain PSKC Cimahi dalam laga lanjutan liga 2 Indonesia, di Stadion H Dimurthala Lampineung Banda Aceh, Sabtu (7/12). Foto: ANTARA/Khalis Surry

Ringkasan Berita

  • Kendati tidak mengemas poin penuh, Persiraja tetap kokoh di puncak klasemen sementara grup A dengan perolehan 24 poin…
  • Pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi itu berakhir dengan skor 1-1.
  • Setelah kedudukan menjadi 1-1, tensi permainan mulai memanas hingga memaksa Adam Maulana terusir dari lapangan pada m…

TOPIKSERU.COM, BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh harus rela berbagi poin dengan tim tamu PSKC Cimahi pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia yang berlangsung di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (7/12).

Pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi itu berakhir dengan skor 1-1.

Kendati tidak mengemas poin penuh, Persiraja tetap kokoh di puncak klasemen sementara grup A dengan perolehan 24 poin dari 12 pertandingan.

Pada pertandingan ini Persiraja yang tampil di hadapan pendukung memainkan tempo tinggi dengan bertubi-tubi melakukan serangan ke lini pertahanan lawan.

Namun, beberapa serangan terkoordinir anak asuh Akhyar Ilyas itu belum berhasil menjebol lini belakang PSKC Cimahi.

Tim tamu yang memainkan strategi serangan balik nyatanya sukses membuka kemenangan dengan terlebih dahulu mencetak gol.

Gol PSKC Cimahi tercipta pada menit ke-33 saat bola yang mengalir dari bawah mampu dimanfaatkan dengan baik. Dennis Diaz yang menerima umpan dengan sekali sontekan mampu memperdaya Rafli Mahreza.

Tetapi Persiraja tidak membiarkan keunggulan tim tamu bertahan lama. Tiga menit berselang, tim berjuluk ‘Lantak Laju’ ini segera membangun serangan terukur.

Kerja sama epik dua eks pemain timnas Indonesia, Andik Vermansyah dan Miftahul Hamdi, menyamakan kedudukan pada menit ke-36.

Berawal dari umpan lambung terarah Andik Vermansyah langsung disambut Miftahul Hamdi dan tak mampu dihalau Yoewanto Stya Beni.

Setelah kedudukan menjadi 1-1, tensi permainan mulai memanas hingga memaksa Adam Maulana terusir dari lapangan pada menit ke-41.

Persiraja Banda Aceh melakoni laga yang mulai memanas dengan 10 pemain.

Baca Juga  Pj Gubsu Fatoni Diduga Cawe-cawe Kumpulkan OPD, Tim Hukum Edy-Hasan: Jangan Ganggu Kondusifitas Pilkada

Dalam pertandingan yang dramatis, wasit kembali mengeluarkan kartu merah kepada pemain PSKC Cimahi saat laga memasuki menit ke-60.

Wasit mengusir Gufroni setelah mengganjal keras pemain Laskar Rencong.

Bermain dengan kekuatan seimbang, tuan rumah terus berupaya mendobrak pertahanan PSKC Cimahi. Rapatnya lini bawah tim tamu menyulitkan Andik dan kawan-kawan menambah gol.

Persiraja terus melakukan tekanan lewat umpan-umpan lambung sejak menit ke-70. Tetapi, Yoewanto terlalu kokoh menjaga gawangnya. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Pelatih PSKC Cimahi Kas Hartadi sangat bersyukur bisa merebut poin di kandang Persiraja Banda Aceh, sehingga hasil ini membuat mereka tetap bersaing di papan atas klasemen.

“Semua pemain telah bekerja keras, kita bersyukur sekali berhasil merebut satu poin, dan kita tetap berada di persaingan teratas,” kata Kas Hartadi.

Berkomitmen Ganti Poin Hilang dari PSMS Medan

Pelatih Persiraja Banda Aceh Akhyar Ilyas mengaku sedikit kecewa karena mereka bermain santai di awal pertandingan, dan setelah kebobolan baru mulai bangkit.

“Inilah sepakbola, kadang kami mengambil poin penuh saat tandang. Tetapi di kandang sendiri kami harus berjuang keras,” kata Akhyar.

Akhyar mengatakan telah mewanti-wanti anak asuhnya untuk tetap berjuang keras pada pertandingan kandang saat menghadapi PSKC Cimahi meski pada pertandingan tandang, putaran pertama, mereka meraih kemenangan 3-0.

“Dari awal saya sudah antisipasi ke pemain, sudah diingatkan lawan tidak diam, pasti keinginan mereka balas dendam. Tapi tidak tahu kenapa di awal terlalu santai,” ujar Akhyar.

Pelatih Persiraja Banda Aceh itu mengatakan hasil hari ini menjadi evaluasi untuk mematangkan komitmen perjuangan saat menghadapi PSMS Medan.

“Ke depan kami sudah berkomitmen (lawan PSMS), kami akan berjuang untuk mengembalikan dua poin yang hilang dari pertandingan malam ini,” pungkasnya.