Pegadaian Championship

PSMS Medan Akhiri Tren Kemenangan Setelah Ditekuk Persiraja, Ini Penyebabnya!

×

PSMS Medan Akhiri Tren Kemenangan Setelah Ditekuk Persiraja, Ini Penyebabnya!

Sebarkan artikel ini
PSMS Medan
PSMS Medan ditekuk Persiraja Banda Aceh dengan skor 1-2 di Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam, Deli Serdang, Sabtu (14/12). Foto: MO PSMS Medan

Ringkasan Berita

  • Tim berjuluk Ayam Kinantan ini takluk dari Persiraja dengan skor 1-2 dalam laga yang berjalan dramatis pada Sabtu (14…
  • Kekalahan ini sekaligus memutus tren kemenangan yang dikoleksi PSMS Medan pada empat lagi sebelumnya.
  • Bahkan, tim tamu mampu memastikan kemenangan setelah berhasil mencuri peluang melalui gol Vivi Asriza pada menit ke-65.

TOPIKSERU.COM, DELI SERDANG – PSMS Medan harus puas dengan kekalahan di kandang kala menjamu pemuncak klasemen Grup 1 Liga 2 Indonesia, Persiraja Banda Aceh, di Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Tim berjuluk Ayam Kinantan ini takluk dari Persiraja dengan skor 1-2 dalam laga yang berjalan dramatis pada Sabtu (14/12) sore.

Kekalahan ini sekaligus memutus tren kemenangan yang dikoleksi PSMS Medan pada empat lagi sebelumnya.

Pada awal laga, anak asuh Nil Maizar berhasil membuka kemenangan terlebih dahulu saat Rachmat Hidayat menjebol gawang tim tamu pada menit ke-19.

Namun, Persiraja Banda Aceh mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-41 melalui Corfe Deri Antony.

Bahkan, tim tamu mampu memastikan kemenangan setelah berhasil mencuri peluang melalui gol Vivi Asriza pada menit ke-65.

“Ini hasil yang mengecewakan, terutama di kandang menghadapi salah satu pesaing kita, Persiraja. Secara taktik sebenarnya tidak ada masalah, tetapi anak-anak kurang fokus di babak kedua. Gol yang tidak perlu terjadi malah terjadi, dan itu meruntuhkan mental pemain,” kata Nil seusai pertandingan.

Baca Juga  Pemuda Ini Nyaris Tenggelam di Pelabuhan Lama Sibolga

Dia mengatakan salah satu hal yang penting menjadi bahan evaluasi terhadap tim adalah fokus dan konsentrasi pemain.

Nil Maizar menyebut kedua hal itu menjadi kunci penting untuk mendapatkan hasil maksimal dalam setiap pertandingan.

“Main bola itu harus fokus dari awal sampai akhir. Kami mendapat banyak peluang, tiga kali kena tiang, tetapi itulah sepak bola. Semua kecewa saya kecewa, pemain kecewa. Namun, kami harus bangkit menghadapi pertandingan berikutnya,” ujar Nil.

Faktor Kekalahan

Nil Maizar mengakui bahwa beberapa faktor menjadi penyebab anak asuhnya harus takluk dari Persiraja Banda Aceh. Selain konsentrasi dan fokus, juga karena absennya Sebastijan Antic.

Dia mengatakan lini pertahanan PSMS Medan menjadi rapuh saat menghadapi Persiraja Banda Aceh. Sebastijan Antic mengalami cedera otot betis sehingga memerlukan waktu untuk pemulihan.

“Pulang dari Bekasi ada cedera di betis, robek. Dokter menyarankan dia istirahat satu bulan. Kita harap dia bisa kembali di pertandingan berikutnya,” jelasnya.

Sementara itu, striker PSMS, Juninho, yang menjadi andalan lini depan, gagal mencetak gol setelah mendapat pengawalan ketat dari pemain lawan.

“Juninho jadi target lawan, ada tiga yang menjaganya. Meski demikian tetapi kami punya banyak peluang. Sayangnya, beberapa tendangan kena tiang,” pungkasnya.