Ringkasan Berita
- Tim Papua mampu reborn setelah sebelumnya sempat tertinggal 3 gol dari Jateng.
- Di awal laga, tim Jateng percaya diri mampu membukukan kemenangan dengan mudah.
- Jateng kian diatas angin setelah Benika Krista kembali menambah gol di menit ke 14.
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Tim Hoki Putra Papua berhasil mengalahkan Jawa Tengah (Jateng) dengan skor 6-4 pada laga lanjutan babak grup Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 di Gedung Serbaguna Universitas Negeri Medan (Unimed), Jumat (6/9).
Tim Papua mampu reborn setelah sebelumnya sempat tertinggal 3 gol dari Jateng.
Di awal laga, tim Jateng percaya diri mampu membukukan kemenangan dengan mudah.
Terbukti, ketika laga baru berjalan 5 menit Jateng berhasil melesakkan gol pertama melalui Fajar Hendy Putra.
Hit keras pemain bernomor punggung 8 tersebut gagal dihadang kiper Papua, Valentino Samarosi Ronsumbre.
Tak ingin menyerah begitu saja, Papua kemudian meningkatkan tempo dan keluar menyerang.
Sepanjang kuarter pertama pertandingan, kedua tim silih berganti menyerang. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta.
Memasuki kuarter kedua, Jateng kembali menambah keunggulan saat waktu berjalan enam menit lewat Benika Krista.
Pemain bernomor punggung 10 ini dengan cerdik memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Papua yang tidak rapat melakukan penjagaan.
Jateng kian diatas angin setelah Benika Krista kembali menambah gol di menit ke 14. Tertinggal 3 gol, Papua keluar menyerang.
Menit ke 17 gol pertama mereka lahir melalui lesakkan kapten tim Melkias Matias Numanderi.
Tiga menit berselang, giliran Melkias yang mencatatkan brace.
Skor 3-2 bertahan hingga kuarter kedua berakhir. Kuarter tiga tensi pertandingan memanas.
Papua masih mendominasi jalannya pertanding. Setelah menyamakan skor 3-3, mereka mencetak tiga gol beruntun.
Jelang laga berakhir, Jateng mendapatkan gol hiburan. Wasit meniup peluit akhir pertandingan dengan skor 6-4.
Pelatih Papua Matheus Kbarek mengapresiasi anak asuhnya yang tetap mampu menjaga konsentrasi meski telah tertinggal jauh.
“Kami sempat ketinggalan tiga kosong, tapi anak-anak tetap semangat dan tidak lantas putus asa. Kami tetap bermain sabar, dan ketika akhirnya berhasil menyamakan skor, kepercayaan diri mereka sudah tidak dapat dibendung. Ini semua berkah dari kerja keras mereka,” ucapnya.













