Daerah

Tembok Ponpes Gontor Magelang Roboh, 4 Santri Wafat dan 7 Orang Masih Dirawat

×

Tembok Ponpes Gontor Magelang Roboh, 4 Santri Wafat dan 7 Orang Masih Dirawat

Sebarkan artikel ini
Gontor
Musibah di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Magelang. Foto: Kemenag.go.id

Ringkasan Berita

  • Dia mengatakan jumlah pasien dari Pondok Gontor berjumlah 29 orang dan santri diantaranya meninggal dunia dan sudah d…
  • Peristiwa ini terjadi pada sekira pukul 10.30 WIB, Jumat (25/4).
  • Saat ini tujuh santri yanag mengalami musibah tersebut masih dirawat di RSUD Merah Putih di Kabupaten Magelang, Jawa …

Topikseru.com – Tembok penampung air di Pondok Pesantren Darussalam Gontor 5 ambrol akibat longsor dan menimpa kamar mandi dan menimbun puluhan santri yang sedang mandi untuk persiapan salat Jumat. Peristiwa ini terjadi pada sekira pukul 10.30 WIB, Jumat (25/4).

Saat ini tujuh santri yanag mengalami musibah tersebut masih dirawat di RSUD Merah Putih di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Direktur RSUD Merah Putih Magelang, Leli Puspitowati menjelaskan ketujuh pasien tersebut sebagian besar mengalami luka patah tulang dan satu di antaranya menjalani operasi hari ini.

Leli mengatakan dari 29 santri yang masuk rumah sakit, hingga Sabtu (26/4) siang tinggal tujuh santri yang harus menjalani pemeriksaan intensif.

Sedangkan 17 santri lainnya sudah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.

“Yang dirawat sampai hari ini ada tujuh orang dan yang 1 orang kami rujuk ke RS Sardjito Yogyakarta dan yang lain sisanya 17 orang sudah boleh pulang, jadi tidak dirawat inap,” kata Leli di Magelang.

4 Santri Meninggal Dunia

Leli Puspitowati menjelaskan mengingat sejumlah santri mengalami cidera serius, seperti patah tulang kaki dan tangan, pihaknua merencanakan akan melakukan tindakan operasi hari ini.

“Untuk yang dirawat inap sampai hari ini harus dilakukan tindakan operasi karena mengalami cidera patah tulang pada bagian kaki dan ada satu yang harus di observasi. Sementara yang satu orang lagi mengalami cidera kepala ringan, tetapi saat ini kondisinya sudah membaik. Sementara yang sudah diperbolehkan pulang itu cuma terdapat luka ringan saja,” kata Leli.

Dia mengatakan jumlah pasien dari Pondok Gontor berjumlah 29 orang dan santri diantaranya meninggal dunia dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Atas musibah tersebut, pemerintah Kabupaten Magelang memberikan perhatian salah satunya menanggung biaya perawatan para korban.

“Kebijakan dari pemerintah untuk pembiayaan pasien, dari total 29 itu ada yang sudah dengan BPJS aktif, tetapi ada beberapa yang tidak mempunyai BPJS namun kebijakan dari bupati untuk yang tidak mempunyai BPJS nanti pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.