Daerah

Ombudsman Gelar 15 Pengaduan Terkait Pelayanan Kepolisian di Jajaran Polda Sumut

×

Ombudsman Gelar 15 Pengaduan Terkait Pelayanan Kepolisian di Jajaran Polda Sumut

Sebarkan artikel ini
Ombudsman Sumut
Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Herdensi dan tim menggelar 15 laporan pengaduan masyarakat dengan Itwasda Polda Suamut. Foto: Dok. Ombudsman Sumut

Ringkasan Berita

  • "Dari pengaduan yang diterima Ombudsman RI Perwakilan Sumut itu, didominasi oleh dugaan penundaan berlarut dalam meni…
  • Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara, Herdensi menyebut ada 15 laporan pengaduan masyarakat yang be…
  • Herdensi berharap dengan dilakukannya gelar laporan bersama Itwasda Polda Sumut, pelayanan kepolisian di tingkat polr…

Topikseru.com, MEDAN – Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) menggelar laporan pengaduan masyarakat terkait pelayanan kepolisian bersama Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumut, Rabu (30/4).

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara, Herdensi menyebut ada 15 laporan pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan pelayanan kepolisian dan terjadi di jajaran Polda Sumut.

“Dari pengaduan yang diterima Ombudsman RI Perwakilan Sumut itu, didominasi oleh dugaan penundaan berlarut dalam menindak lanjuti laporan masyarakat di kepolisian,” Kata Herdensi kepada awak media, Kamis (1/5).

Herdensi menjelaskan penundaan berlarut tersebut dimana masyarakat tidak mendapat kepastian atas pengaduan yang dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) yang telah diterbitkan surat tanda terima laporannya.

Baca Juga  Jejak Sabu 100 Kilogram dari Medan: Dikemas dalam Bungkus Kopi, Digagalkan sebelum Sampai ke Tangan Pembeli

Mantan Ketua KPU Sumut ini menyebut dari 15 pengaduan yang disampaikan masyarakat, terdapata 7 polres di jajaran Polda Sumut yang dikeluhkan, dengan rincian Polrestabes Medan terdapat 3 laporan, Bidang Propam Polda Sumut 2 laporan, Polres Tapanuli Utara 2 laporan, dan Polda Sumut 3 laporan.

Selanjutnya, Polres Labuhan Batu, Polres Batu Bara, Polres Nias Selatan, Polres Labuhanbatu Selatan, dan Polres Pakpak Bharat, masing-masing satu laporan.

“Selain dugaan penundaan berlarut dalam menindak lanjuti laporan masyarakat, terdapat laporan dugaan maladministrasi, dugaan pelanggaran kode etik profesi Polri, dan laporan dugaan tidak diberikannya informasi perkembangan laporan polisi,” ujar Herdensi.

Herdensi berharap dengan dilakukannya gelar laporan bersama Itwasda Polda Sumut, pelayanan kepolisian di tingkat polres akan semakin baik.

“Ombudsman Sumut berharap dengan gelar laporan ini, berbagai pengaduan yang telah kami terima dapat segera ditindak lanjuti dan masyarakat mendapat kepastian atas laporannya ke kepolisian,” pungkasnya.