Ringkasan Berita
- Politisi muda dari partai Gerindra ini ditetapkan dalam rapat musyawarah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), pa…
- "Alhamdulillah, amanah ini bukan tentang jabatan semata, tetapi tentang tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kes…
- "Dan amanah ini sangat spesial bagi saya, karena bertepatan dengan hari kelahiran saya," imbuhnya.
Topikseru.com, TAPTENG – Politisi muda berbakat dari Partai Gerindra, Deni Herman Hulu, resmi menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk periode 2025–2030.
Politisi muda dari partai Gerindra ini ditetapkan dalam rapat musyawarah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), pada Senin (5/4/2025) kemarin, yang juga bertepatan dengan hari kelahirannya.
“Alhamdulillah, amanah ini bukan tentang jabatan semata, tetapi tentang tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kesejahteraan warga Tapteng,” kata Deni melalui keterangan tertulis, Jumat (9/5).
“Dan amanah ini sangat spesial bagi saya, karena bertepatan dengan hari kelahiran saya,” imbuhnya.
Penunjukan ini bukan sekadar formalitas politik, katanya, ini adalah sesuatu yang sakral mengingat ada kepercayaan masyarakat yang harus tetap dijaga.
Sehingga, menjadi sangat penting memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama kelompok-kelompok marjinal seperti petani, nelayan, buruh, dan pelaku usaha kecil menengah (UMKM).
Hal tersebut juga sesuai dengan lingkup kerja Komisi B DPRD Tapteng yakni, bidang perekonomian dan keuangan.
Dia juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Komisi B sebagai ujung tombak pengawasan dan pengawalan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
“Saya ucapkan banyak terimakasih untuk masyarakat Tapteng, sebab berkat doa dan dukungan mereka juga saya bisa sampe ke titik ini. Tentu itu akan saya jaga,” ungkapnya.
Figur Muda dengan Gagasan Progresif
Lahir dan besar di Tapanuli Tengah, Deni dikenal sebagai politisi muda yang memiliki visi pembangunan yang kuat.
Sejak awal kiprahnya di DPRD, ia kerap menyuarakan isu-isu krusial, mulai dari akses pembiayaan untuk UMKM, perbaikan infrastruktur pedesaan, hingga program pertanian berkelanjutan.
Deni juga aktif mendorong keterlibatan pemuda dalam proses pembangunan daerah. Ia percaya bahwa kemajuan daerah tidak bisa lepas dari sinergi semua elemen masyarakat, terutama generasi muda.
“Saya ingin Komisi B tidak hanya jadi ruang rapat, tapi jadi ruang gerak untuk perubahan. Kita akan lebih sering turun ke lapangan, mendengar langsung suara rakyat, dan mengawalnya hingga tuntas di tingkat kebijakan,” tegas Deni Herman.
Komitmen untuk Transparansi dan Efisiensi Anggaran
Salah satu fokus utama Deni dalam memimpin Komisi B adalah mendorong transparansi dan efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah.
Dia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap program-program pembangunan agar tepat sasaran dan tidak hanya menjadi proyek seremonial.
“Setiap rupiah dari APBD harus punya dampak langsung ke masyarakat. Kami akan evaluasi program yang tidak efektif dan mengusulkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat kecil,” ujar Deni.
Keinginan dasar Deni sebagai Ketua Komisi B, yakni mengharapkan masyarakat Tapteng memiliki dasar baru terkait hadirnya kebijakan yang lebih progresif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Di bawah kepemimpinannya, lanjutnya, Komisi B diharapkan menjadi wadah legislasi dan pengawasan yang benar-benar bekerja untuk rakyat.
“Perubahan bisa datang dari energi muda yang membawa semangat, idealisme, dan aksi nyata untuk membangun daerah tercinta. Salam Indonesia Raya,” pungkasnya.













