Ringkasan Berita
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tektonik itu akibat aktivitas deformasi batuan dal…
- Berdasarkan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentersnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah.
- Episenter gempa terletak pada koordinat 1,08° LU ; 98,82° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 59 Km arah…
Topikseru.com, MEDAN – Gempa bumi dengan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal 9(Madina), Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (12/5) sekira pukul 10.09 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tektonik itu akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.
Berdasarkan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentersnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser turun” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono dalam keterangannya yang diterima di Medan, Senin.
Episenter gempa terletak pada koordinat 1,08° LU ; 98,82° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 59 Km arah Barat Daya Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada kedalaman 110 km.
Gempa bumi itu dirasakan di Pinangsori dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ), di Sibolga dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa tidak berpotensi tsunami.
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” kata Daryono.













