Ringkasan Berita
- Banjir diperparah oleh kondisi pasang laut dan buruknya sistem drainase di kawasan pesisir tersebut.
- Genangan air setinggi lutut orang dewasa masih bertahan hingga awal pekan ini.
- Air malah makin naik karena hujan terus turun," kata Irwansyah, salah seorang warga Bagan Deli, saat ditemui di depan…
Topikseru.com, MEDAN – Ratusan rumah warga di Kecamatan Medan Belawan dan Kelurahan Sei Mati, Kota Medan, Sumatera Utara, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (24/5). Banjir diperparah oleh kondisi pasang laut dan buruknya sistem drainase di kawasan pesisir tersebut.
Genangan air setinggi lutut orang dewasa masih bertahan hingga awal pekan ini. Sejumlah ruas jalan utama lumpuh, termasuk Jalan KL Yos Sudarso, simpang Kelurahan Sicanang, serta jalur utama menuju Pelabuhan Belawan.
Kemacetan panjang tak terhindarkan karena kendaraan sulit melintasi genangan air yang kian meluas.
Wilayah yang terdampak paling parah berada di Kelurahan Bagan Deli.
Di sana, kombinasi antara banjir rob dan curah hujan tinggi melumpuhkan aktivitas warga. Sejak pagi, warga tampak sibuk menyelamatkan barang-barang mereka, termasuk peralatan elektronik dan furnitur yang terendam air.
“Banjir ini sudah terjadi sejak Sabtu malam, tapi sampai hari ini belum juga surut. Air malah makin naik karena hujan terus turun,” kata Irwansyah, salah seorang warga Bagan Deli, saat ditemui di depan rumahnya yang masih tergenang.
Warga juga mengeluhkan lambannya respons dari pemerintah daerah. Meski situasi sudah berulang kali terjadi, belum ada solusi permanen yang diterapkan untuk mengatasi banjir rob dan buruknya sistem drainase di kawasan Medan bagian utara itu.
Kondisi ini juga memicu kekhawatiran akan potensi penyakit akibat air kotor, terutama bagi anak-anak. Beberapa warga mulai mengeluhkan gatal-gatal dan demam.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Warga berharap ada pendistribusian bantuan logistik dan pengungsian jika genangan tidak segera surut.













