Daerah

Cuaca Panas Ekstrem 38,2 Derajat Celcius Landa Medan, BBMKG Sebut Akibat Minim Awan

×

Cuaca Panas Ekstrem 38,2 Derajat Celcius Landa Medan, BBMKG Sebut Akibat Minim Awan

Sebarkan artikel ini
Suhu panas Medan
Ilustrasi - Cuaca panas ekstrem landa Kota Medan

Ringkasan Berita

  • Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mencatat suhu maksimum pada Ahad, 1 Juni 20…
  • "Suhu maksimum tercatat pukul 15.00 WIB hari ini sebesar 38,2 derajat Celcius," ujar Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan…
  • Penyebab Suhu Panas Tinggi di Medan Menurut BBMKG, suhu panas yang menyengat di Kota Medan dan sekitarnya terjadi kar…

Topikseru.com, MEDAN – Kota Medan dan wilayah sekitarnya dilanda cuaca panas ekstrem dalam sepekan terakhir. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mencatat suhu maksimum pada Ahad, 1 Juni 2025, mencapai 38,2 derajat Celcius.

“Suhu maksimum tercatat pukul 15.00 WIB hari ini sebesar 38,2 derajat Celcius,” ujar Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Tri Anggun Lestari, saat dikonfirmasi di Medan, Minggu (1/6).

Dua jam sebelumnya, suhu di Medan juga tercatat cukup tinggi yakni 36,8 derajat Celcius. Rentang suhu panas sepanjang pekan ini, kata Anggun, berkisar antara 32 hingga 37,6 derajat Celcius.

Tertinggi terjadi pada Rabu, 28 Mei lalu, yang menyentuh angka 37,6 derajat Celcius.

Penyebab Suhu Panas Tinggi di Medan

Menurut BBMKG, suhu panas yang menyengat di Kota Medan dan sekitarnya terjadi karena minimnya pembentukan awan akibat kondisi atmosfer yang cenderung stabil.

“Kondisi ini disebabkan tidak adanya dukungan dinamika atmosfer, baik secara lokal, regional maupun global, sehingga langit cenderung cerah,” ujar Anggun.

Baca Juga  Polrestabes Medan Bantah Penanganan Lambat Kasus Intimidasi terhadap Wartawan Mistar.id

Minimnya awan membuat penyinaran matahari langsung ke permukaan menjadi lebih maksimal. Hal ini memicu suhu udara yang lebih panas dari biasanya.

Fenomena Antisiklon dan Pola Netral

Dalam pemantauan radar cuaca, BBMKG Wilayah I Medan juga mendeteksi adanya sistem antisiklonik yang berkembang di wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara. Tepatnya di kawasan Sumatera Barat hingga Riau bagian utara.

“Antisiklon ini membentuk pola angin menyebar dari pusat tekanan tinggi, menghasilkan pola netral di sebagian wilayah Sumatera Utara seperti Karo hingga Medan,” jelas Anggun.

Pola netral tersebut tidak mendukung pembentukan awan konvektif, sehingga cuaca di wilayah dataran rendah seperti Medan, Deli Serdang, dan sekitarnya cenderung cerah hingga cerah berawan.

BBMKG memperkirakan kondisi panas ekstrem ini akan bertahan selama dua hingga tiga hari ke depan. Meski demikian, potensi hujan tetap ada di beberapa wilayah pada sore hingga dini hari.

“Potensi hujan tetap ada, khususnya di wilayah lereng timur dan pantai barat dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi tubuh, terutama dari risiko dehidrasi, dan menghindari aktivitas berat di luar ruangan saat suhu mencapai puncaknya di siang hari.