Ringkasan Berita
- Jemaah bernama Hasanah Sarpin (73) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Medan, meninggal dunia…
- "Hasanah Sarpin sempat melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram sebelum akhirnya tidak sadarkan diri," kata Ketua P…
- Menurut laporan Ketua Kloter 10 Embarkasi Medan, Marhani, almarhumah langsung mendapatkan penanganan dari tim kesehat…
Topikseru.com – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci dalam pelaksanaan Haji 2025. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, wafat saat menjalankan ibadah.
Jemaah bernama Hasanah Sarpin (73) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Medan, meninggal dunia di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, Sabtu, 7 Juni 2025, pukul 03.24 waktu Arab Saudi.
“Hasanah Sarpin sempat melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram sebelum akhirnya tidak sadarkan diri,” kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Ahmad Qosbi, di Medan, Senin (9/6).
Menurut laporan Ketua Kloter 10 Embarkasi Medan, Marhani, almarhumah langsung mendapatkan penanganan dari tim kesehatan Arab Saudi dan dirujuk ke rumah sakit.
Meski sempat dirawat intensif, nyawa Hasanah tidak tertolong.
Kemenag Fasilitasi Badal Haji dan Klaim Asuransi
Qosbi menyampaikan duka mendalam kepada keluarga almarhumah dan memastikan hak-hak Hasanah sebagai jemaah akan tetap dipenuhi oleh pemerintah. Termasuk pelaksanaan badal haji yang akan dilakukan oleh petugas haji Indonesia, serta pengurusan klaim asuransi jiwa.
“Untuk klaim asuransi akan diproses setelah operasional haji tahun ini selesai,” kata Qosbi.
Tiga Jamaah Sumut Wafat
Dengan wafatnya Hasanah Sarpin, jumlah jemaah asal Provinsi Sumatera Utara yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi tiga orang. Dua jemaah lainnya adalah:
1. Adam Chairuddin (51), Kloter 16 asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
2. MARSahala Siregar (73), Kloter 08 asal Kota Medan.
PPIH Embarkasi Medan mencatat total 8.350 jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini, terdiri dari 8.256 jemaah haji reguler dan 94 petugas kloter dalam 24 kelompok terbang. Keberangkatan dilakukan sejak 2 hingga 30 Mei 2025.
Wafatnya Hasanah di Tanah Suci menjadi pengingat akan perjalanan spiritual yang penuh pengorbanan. Meski tak kembali ke tanah air, ia berpulang di tempat yang dimuliakan umat Islam seluruh dunia.
Pemerintah melalui Kementerian Agama terus berupaya memastikan hak jemaah terpenuhi, termasuk dalam situasi darurat seperti ini.
“Semoga almarhumah diampuni segala dosanya dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran,” tutup Qosbi.













