Ringkasan Berita
- Langkah cepat dilakukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan dengan langsung melakukan koordinasi…
- Ketua PPIH Debarkasi Medan, Ahmad Qosbi, mengatakan bahwa pihaknya berkomunikasi aktif dengan Pemerintah Provinsi Sum…
- Proses keberangkatan kembali jemaah didampingi oleh unsur PPIH Debarkasi Medan, Polda Sumut, TNI, Dinas Perhubungan, …
Topikseru.com – Sebanyak 442 jemaah haji asal Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 12) harus mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah Pesawat Saudia Airlines SV-5276 rute Jeddah–Jakarta mendapatkan ancaman bom, Selasa (17/6).
Langkah cepat dilakukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan dengan langsung melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah.
Ketua PPIH Debarkasi Medan, Ahmad Qosbi, mengatakan bahwa pihaknya berkomunikasi aktif dengan Pemerintah Provinsi Sumut, Polda Sumut, Pangdam I Bukit Barisan, Dinas Perhubungan, serta Aviation Security (AVSEC) Bandara Kualanamu untuk penanganan.
“PPIH langsung melakukan pendampingan, pendataan, hingga memfasilitasi penginapan jemaah di empat hotel sekitar bandara,” ujar Qosbi, Rabu (18/6).
Jemaah Dievakuasi ke Hotel
Sebanyak 442 jemaah JKS 12 dievakuasi dan ditempatkan di hotel berbeda:
Hub Hotel: 269 orang
Wings Hotel: 120 orang
Prime Hotel: 28 orang
Hotel Anara: 25 orang
PPIH Debarkasi Medan mendampingi penuh proses evakuasi tersebut guna memastikan kondisi fisik dan psikis jemaah tetap terjaga.
Qosbi mengimbau seluruh jemaah untuk tetap tenang dan tidak panik. Ia juga memastikan bahwa segala langkah penanganan telah dilakukan sesuai standar keamanan penerbangan internasional.
“Kami mohon jemaah mempercayakan proses ini kepada pihak berwenang. Keselamatan jemaah adalah prioritas utama,” tegasnya.
Jemaah Kembali ke Jakarta Pagi Ini
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh tim keamanan, Pesawat Saudia SV-5276 dinyatakan aman dan kembali diterbangkan pada Rabu pagi pukul 08.30 WIB dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Proses keberangkatan kembali jemaah didampingi oleh unsur PPIH Debarkasi Medan, Polda Sumut, TNI, Dinas Perhubungan, serta AVSEC Bandara Kualanamu.
“Selamat jalan. Semoga jemaah selamat sampai tujuan dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat dan bahagia,” pungkas Qosbi.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai pelaku atau motif di balik ancaman bom terhadap pesawat haji tersebut. Pihak keamanan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.













