Daerah

Jemaah Haji Kloter 9 KNO Galang Donasi untuk Dua Rekan Sakit Jelang Kepulangan

×

Jemaah Haji Kloter 9 KNO Galang Donasi untuk Dua Rekan Sakit Jelang Kepulangan

Sebarkan artikel ini
Jemaah Haji
Jemaah haji Kloter 9 KNO galang donasi untuk jamaahnya yang dirawat sakit di Arab Saudi, Kamis (19/6).

Ringkasan Berita

  • Ketua Kloter 9 KNO, Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, mengatakan bahwa penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk keped…
  • Acara ini berlangsung di Masjid Hotel Diyar Al Jabri (715), tempat para jemaah Kloter 9 menginap menjelang kepulangan.
  • "Keduanya adalah Sri Sukenti Sukemi binti Sukemi (63) dari Jl Padang No 8, Bandar Selamat, Medan yang saat ini dirawa…

Topikseru.com – Jelang kepulangan ke Tanah Air, Jemaah Haji Kloter 9 Embarkasi Kualanamu (KNO) menggelar kegiatan solidaritas berupa penggalangan donasi bagi dua anggotanya yang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) di Arab Saudi. Acara ini berlangsung di Masjid Hotel Diyar Al Jabri (715), tempat para jemaah Kloter 9 menginap menjelang kepulangan.

Ketua Kloter 9 KNO, Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, mengatakan bahwa penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap dua jemaah haji yang sedang sakit dan masih menjalani perawatan intensif.

“Keduanya adalah Sri Sukenti Sukemi binti Sukemi (63) dari Jl Padang No 8, Bandar Selamat, Medan yang saat ini dirawat di RS An Nuur, Mekkah. Serta Erwin Dasnir Tanjung bin Dasnir Tanjung (58) dari Jl Kejaksaan No 29, Petisah Tengah, Medan yang dirawat di RS King Abdul Aziz, Mekkah,” ujar Lukman kepada Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Kamis (19/6).

Donasi Terkumpul untuk Pendampingan Pasien

Total donasi yang berhasil dikumpulkan dari jamaah haji Kloter 9 KNO adalah sebesar 1.913 Riyal Saudi (SAR) dan Rp4.605.000. Dana ini kemudian diserahkan kepada pihak keluarga kedua jemaah yang turut serta dalam rombongan.

Baca Juga  Kimberly Ryder hingga Wendi Cagur Batal Berangkat Haji 2025, Ini Alasannya

Penyerahan donasi dilakukan langsung oleh Ketua Kloter Muhammad Lukman Hakim Hasibuan bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan H Hasan Maksum. Acara ini juga disaksikan oleh perwakilan KBIHU Adliyah H Ikhwansyah NST, jajaran Pemkot, dan jemaah lainnya.

“Saat ini, kedua jemaah tersebut akan dipulangkan melalui skema tanazul akhir karena kondisi kesehatan mereka tidak memungkinkan untuk kembali ke tanah air bersama rombongan pada Sabtu, 21 Juni 2025,” tambah Lukman.

Aturan Ketat Jelang Kepulangan

Menjelang kepulangan, Ketua Kloter juga mengingatkan para jemaah haji untuk memperhatikan aturan maskapai, terutama terkait berat dan isi bagasi. Jamaah diminta untuk menimbang koper bagasi dua hari sebelum keberangkatan, dengan batas maksimal 32 kilogram.

Selain itu, jamaah haji juga tidak diperkenankan membawa tas ransel Armuzna ke dalam kabin atau bagasi pesawat.

“Tas tersebut hanya digunakan selama ibadah di Tanah Suci. Jika ingin dibawa pulang, tas Armuzna harus dilipat dan dimasukkan ke dalam koper,” jelas Lukman.

Untuk tas kabin, batas maksimal berat adalah 7 kilogram dan hanya boleh berisi barang-barang penting selama penerbangan. Barang-barang yang dilarang masuk kabin antara lain benda tajam seperti pisau, gunting, silet, serta cairan, bahan peledak, senjata api, gas aerosol, dan benda tumpul lainnya.