Ringkasan Berita
- Kedatangan mereka disambut hangat oleh panitia dan keluarga jemaah setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
- "Jemaah yang tertunda kepulangannya karena sakit atas nama Ngaisah M Rais dari Serdang Bedagai, manifes 07.
- Proses debarkasi di Kualanamu dilakukan dengan pengawalan ketat dari petugas kesehatan dan keamanan, guna memastikan …
Topikseru.com – Sebanyak 354 jemaah haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 14 Debarkasi Medan telah tiba di Bandara Internasional Kualanamu, menggunakan Pesawat Garuda Indonesia GIA 3414, Sabtu (28/6).
Kedatangan mereka disambut hangat oleh panitia dan keluarga jemaah setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Namun, kepulangan rombongan Kloter 14 debarkasi Medan ini tidak sepenuhnya lengkap. Satu jemaah tertunda kepulangannya karena harus menjalani perawatan intensif di Arab Saudi, dan satu jemaah lainnya telah wafat di Makkah sebelum proses pemulangan.
“Jemaah yang tertunda kepulangannya karena sakit atas nama Ngaisah M Rais dari Serdang Bedagai, manifes 07. Beliau sedang dirawat di Saudi National Hospital Abeer,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Ahmad Qosbi.
Sementara itu, Juwaeni Harjo Suwandi, jemaah haji asal Serdang Bedagai yang terdaftar pada manifes 282, wafat di Makkah pada 15 Juni 2025 lalu.
Dalam sambutannya kepada para jemaah, Qosbi mengajak seluruh yang telah kembali ke tanah air untuk menjaga kemabruran haji, terutama dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Jadilah sosok panutan di lingkungan masing-masing, dengan memperbanyak amal, menjaga tutur kata, dan menghindari perbuatan yang tidak baik,” pesannya di aula penyambutan.
Kloter 14 debarkasi Medan ini berisi jemaah yang berasal dari tiga wilayah, yakni Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Medan, Kabupaten Asahan.
Proses debarkasi di Kualanamu dilakukan dengan pengawalan ketat dari petugas kesehatan dan keamanan, guna memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi baik setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci.













