Daerah

Bulog Sumut Jamin Stok Beras Aman Hingga 4 Bulan ke Depan

×

Bulog Sumut Jamin Stok Beras Aman Hingga 4 Bulan ke Depan

Sebarkan artikel ini
Bulog salurkan beras ke Nias
Ilustrasi - Gudang Bulog Wilayah Sumut. Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • "Stok beras saat ini sekitar 90.000 ton beras, cukup untuk empat bulan ke depan," ujar Budi Cahyanto di Medan, Sabtu …
  • Hal itu disampaikan Pemimpin Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto menanggapi ketersediaan pangan di dalam beberapa waktu…
  • Budi mengatakan Bulog terus berupaya memastikan stok beras selalu tersedia dan bahkan bisa bertambah dengan menyerap …

Topikseru.com – Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memastikan ketersediaan beras di Provinsi Sumut cukup untuk memenuhi kebutuhan selama empat bulan atau hingga Oktober 2025.

Hal itu disampaikan Pemimpin Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto menanggapi ketersediaan pangan di dalam beberapa waktu ke depan.

“Stok beras saat ini sekitar 90.000 ton beras, cukup untuk empat bulan ke depan,” ujar Budi Cahyanto di Medan, Sabtu (28/6).

Budi mengatakan Bulog terus berupaya memastikan stok beras selalu tersedia dan bahkan bisa bertambah dengan menyerap gabah dari masyarakat.

Terlebih, bulan depan sejumlah daerah di Sumut telah memasuki musim panen. Beberapa wilayah yang memasuki musim panen, yakni Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Mandailing Natal maupun Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga  MotoGP 2025: Marquez Bersaudara Keokkan Bagnaia di GP Argentina, Berikut Klasemen Sementara

Kendati, menurut Budi musim panen di beberapa daerah di Sumut itu bukan kategori panen raya, yang justru di Sumut akan berlangsung pada Agustus.

Bulog Sumut bersama jajaran telah menyerap sebanyak 17.800 ton setara beras atau 35.600 gabah kering panen (GKP) dari hasil petani di daerah itu.

“Dalam mempercepat penyerapan tersebut, kami harus kerja sama dengan perusahaan swasta terkait pengolahan gabah kering petani untuk dijadikan setara beras,” kata Budi.

Selain dengan swasta, Bulog Sumut juga melakukan kerja sama dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan jajaran, Kodam I/Bukit Barisan melalui sosialisasi bintara pembina desa, gabungan kelompok tani (gakpoktan), dan lainnya.

Dia menyarankan para petani di wilayah Sumut itu agar menjual gabah ke Bulog, karena sudah ditetapkan harga Rp 6.500 per kilogram.

Harga beli kepada petani sudah sesuai dengan kebijakan yang diatur melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 tahun 2025 tentang perubahan atas harga pembelian pemerintah dan rafaksi harga gabah dan beras.