Ringkasan Berita
- AKBP Yasir Ahmadi, Kapolres yang dikenal humanis dan dekat dengan masyarakat, berpamitan di penghujung masa jabatannya.
- Suasana penuh keharuan dan doa menyelimuti pertemuan yang sederhana namun bermakna.
- Digelar pada Rabu malam, 26 Juni 2025, acara yang bertepatan dengan pergantian tahun Hijriah dan jelang HUT ke-79 Bha…
Topikseru.com – Malam itu di rumah dinas Kapolres Tapanuli Selatan (tapsel) AKBP Yasir Ahmadi tak sekadar menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H. Suasana penuh keharuan dan doa menyelimuti pertemuan yang sederhana namun bermakna.
AKBP Yasir Ahmadi, Kapolres yang dikenal humanis dan dekat dengan masyarakat, berpamitan di penghujung masa jabatannya.
Digelar pada Rabu malam, 26 Juni 2025, acara yang bertepatan dengan pergantian tahun Hijriah dan jelang HUT ke-79 Bhayangkara ini bukan sekadar seremoni. Ia berubah menjadi momentum perenungan dan perpisahan, membalut transisi kepemimpinan dengan nuansa spiritual yang dalam.
Doa Bersama, Pengajian, dan Perpisahan yang Khusyuk
Sejak pukul 20.00 WIB, halaman rumah dinas di Jalan Imam Bonjol No.56, Padang Sidempuan, mulai dipadati tamu dari berbagai lapisan mulai dari para perwira Polres Tapsel, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, pengurus Bhayangkari, dan masyarakat sekitar.
Acara dibuka dengan doa bersama memohon keberkahan di tahun baru Islam, lalu dilanjutkan dengan makan malam berjamaah, dan ditutup dengan pengajian yang menghangatkan suasana.
Di tengah-tengah lantunan ayat suci dan untaian doa, terpancar keikhlasan sekaligus rasa kehilangan.
“Ini bukan hanya malam doa, tapi malam muhasabah dan perpisahan. Sosok AKBP Yasir Ahmadi telah menjadi teladan di tengah masyarakat kami,” ujar salah satu ustadz dalam tausiyahnya.
Sosok Kapolres yang Dekat dengan Umat
Yasir Ahmadi bukan sekadar perwira. Sebagai putra daerah Tapsel, ia dikenang sebagai pemimpin yang turun langsung ke lapangan, menyapa masyarakat, membuka ruang pengajian rutin di rumah dinas, dan menggagas program-program kemasyarakatan bernuansa religius.
Kini, sesuai Telegram Mutasi tertanggal 24 Juni 2025, Yasir akan mengemban amanah baru sebagai Kabag Ren di Polda Sumatera Utara. Kepergiannya meninggalkan jejak mendalam bagi masyarakat yang telah merasakan kehadiran polisi yang humanis dan penuh empati.
“Malam ini menjadi saksi bahwa kepemimpinan beliau bukan hanya tercatat di institusi, tapi juga di hati kami,” ujar salah satu warga yang hadir.
Sejumlah tokoh agama dan masyarakat juga menyampaikan harapan agar AKBP Yasir Ahmadi senantiasa diberi kelancaran, keberkahan, dan kekuatan dalam menjalani amanah baru.
Di akhir acara, suasana haru menyelimuti. Banyak warga, ibu-ibu Bhayangkari, dan personel kepolisian yang tak kuasa menahan air mata saat berjabat tangan dengan sang kapolres.
Warisan yang Ditinggalkan
Bagi masyarakat Tapsel, pengajian rutin dan tradisi doa di rumah dinas Kapolres bukan sekadar agenda spiritual.
Dia menjadi simbol kedekatan antara aparat dan rakyat. Warisan ini kini ditinggalkan AKBP Yasir, sebagai kenangan dan inspirasi bagi pemimpin berikutnya.










