Daerah

10 WBP Rutan Kelas I Medan Ikuti Perkemahan: Tangguh Dalam Cobaan, Tumbuh Dalam Pembinaan

×

10 WBP Rutan Kelas I Medan Ikuti Perkemahan: Tangguh Dalam Cobaan, Tumbuh Dalam Pembinaan

Sebarkan artikel ini
Rutan Kelas I Medan
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya dan warga binaan mengikuti pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025, Rabu (16/7/2025).

Ringkasan Berita

  • Acara ini dibuka simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, …
  • Kegiatan rutin tahunan ini bukan sekadar berkumpul di tenda, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter dan pembinaan …
  • Membangun Karakter di Balik Jeruji Mengusung tema “Tangguh Dalam Cobaan, Tumbuh Dalam Pembinaan”, perkemahan ini …

Topikseru.com – Di balik jeruji besi Rutan Kelas I Medan, sepuluh warga binaan menyalakan harapan baru lewat Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan 2025, Rabu (16/7). Kegiatan rutin tahunan ini bukan sekadar berkumpul di tenda, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter dan pembinaan moral di balik tembok penjara.

Acara ini dibuka simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumut, Hamdi Hasibuan.

Baca Juga  Rutan Kelas I Medan Tes Urine Massal: 211 Pegawai dan 30 WBP Dicek, Ini Hasilnya!

“Proses pemasyarakatan bukan hanya soal menjalani hukuman, tetapi membina manusia agar bangkit, mandiri, dan memberi kontribusi positif ketika kembali ke masyarakat,” kata Hamdi Hasibuan membacakan sambutan tertulis Kakanwil.

Membangun Karakter di Balik Jeruji

Mengusung tema “Tangguh Dalam Cobaan, Tumbuh Dalam Pembinaan”, perkemahan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis kepramukaan. Tak hanya kegiatan fisik, tetapi juga menekankan aspek spiritual, intelektual, hingga emosional.

“Kami ingin perkemahan ini jadi wahana inspirasi perubahan positif, baik bagi warga binaan maupun seluruh stakeholder pemasyarakatan,” tegas Hamdi di hadapan peserta.

Kesalahan Bukan Akhir Segalanya

Kakanwil Ditjenpas Sumut dalam pesannya juga menekankan, masa lalu kelam bukan vonis seumur hidup bagi warga binaan. Sebaliknya, melalui program seperti ini, narapidana didorong untuk menjadikan waktu pembinaan sebagai titik balik kehidupan.

Baca Juga  Rutan Kelas I Medan Gelar Kedai Makan Gratis Bersama Anak Yatim

“Gunakan pembinaan ini untuk bangkit, jadilah insan yang kembali ke masyarakat dengan membawa inspirasi dan kontribusi,” pungkas Hamdi.

Acara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan warga binaan — simbol kecil untuk semangat besar membangun pribadi yang tangguh meski hidup di balik jeruji.

Apresiasi Petugas Pemasyarakatan

Selain untuk warga binaan, apresiasi juga disampaikan kepada para petugas pemasyarakatan yang menjadi ujung tombak pembinaan.

Profesionalisme dan empati menjadi dua kata kunci agar proses pemasyarakatan tak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar membuka jalan perubahan.

Baca Juga  Ratusan Keluarga WBP Padati Rutan Kelas I Medan di Acara Buka Bersama

“Petugas pemasyarakatan adalah jembatan perubahan. Tugas mulia ini harus dijalankan dengan hati,” ucap Hamdi menutup sambutannya.