Daerah

Tragedi di Sungai Belumai: Kakek dan Cucu Hanyut Saat Berusaha Menolong, Ditemukan Meninggal Dunia

×

Tragedi di Sungai Belumai: Kakek dan Cucu Hanyut Saat Berusaha Menolong, Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Sungai Belumai
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas) bersama tim SAR gabungan mengevakuasi dua korban yang hanyut di Sungai Belumai tepatnya di Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ringkasan Berita

  • Seorang kakek dan cucunya hanyut di Sungai Belumai saat berusaha menolong, berakhir dengan kabar duka.
  • Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengungkapkan bahwa kedua korban, Suparman (70…
  • "Setelah memperluas area pencarian, korban Suparman ditemukan sekitar 2,5 kilometer dari titik awal kejadian pada puk…

Topikseru.com – Suasana Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berubah haru pada Senin (11/8/2025). Seorang kakek dan cucunya hanyut di Sungai Belumai saat berusaha menolong, berakhir dengan kabar duka.

Baca Juga  Evakuasi Jasad Pemuda Hanyut di Sungai Batang Toru, Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengungkapkan bahwa kedua korban, Suparman (70) dan Andra Sanjaya (10), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi berbeda.

“Setelah memperluas area pencarian, korban Suparman ditemukan sekitar 2,5 kilometer dari titik awal kejadian pada pukul 10.45 WIB. Sedangkan Andra ditemukan 1,5 kilometer dari lokasi awal pada pukul 13.15 WIB,” kata Hery dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Selasa (12/8/2025).

Detik-Detik Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, tragedi ini bermula ketika Andra Sanjaya bersama kakaknya, Syifa (12), mencari bambu di tepi Sungai Belumai. Saat hendak mencuci kaki, Andra tergelincir dan jatuh ke sungai.

Melihat adiknya terseret arus, Syifa dan Suparman yang berada di lokasi spontan berusaha menolong. Namun, derasnya aliran sungai yang sedang meluap justru menyeret Suparman dan Andra.

Baca Juga  Basarnas dan Brimob Polda Sumut Evakuasi Nelayan yang Hanyut di Perairan Nias

Syifa yang panik berteriak meminta bantuan warga. Upaya pencarian pun dilakukan oleh warga sekitar, namun kedua korban sudah hilang terbawa arus.

Informasi kemudian diteruskan ke BPBD Deli Serdang dan dilaporkan ke Kantor SAR Medan.

Proses Pencarian yang Dramatis

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan metode penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet hingga radius 5 kilometer.

Area jeram dan pusaran air menjadi fokus utama karena dianggap berpotensi menjadi titik korban tersangkut.

Selain penyisiran di air, tim juga melakukan pencarian darat di sepanjang bantaran sungai, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai. Pencarian dibagi dalam beberapa sektor dengan perlengkapan lengkap.

Baca Juga  2 Personel Basarnas Medan Hilang Setelah Alami Kecelakaan saat Operasi

Setelah kedua korban ditemukan, proses identifikasi dilakukan dan jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Operasi SAR resmi kami tutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan,” tutup Hery.