Ringkasan Berita
- "Banjir pesisir berpotensi terjadi karena pasang air laut dan fenomena alam lainnya," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Me…
- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir di kaw…
- Pasang Tertinggi 2,5 Meter BMKG memprediksi pasang air laut bisa mencapai 2,3 hingga 2,5 meter.
Topikseru.com – Warga pesisir Medan diminta bersiap menghadapi ancaman banjir rob. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir di kawasan Belawan, Medan Labuhan, hingga Medan Marelan pada 22–28 Agustus 2025.
“Banjir pesisir berpotensi terjadi karena pasang air laut dan fenomena alam lainnya,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Nur Auliakhansa, Selasa, 19 Agustus 2025.
Pasang Tertinggi 2,5 Meter
BMKG memprediksi pasang air laut bisa mencapai 2,3 hingga 2,5 meter. Kondisi ini berpotensi muncul dua kali sehari, yakni pukul 02.00–04.00 WIB dan 13.00 – 15.00 WIB.
Ketinggian gelombang dihitung dari titik surut terendah atau Lowest Astronomical Tides.
Menurut BMKG, kondisi ini bisa berdampak serius:
– Terganggunya transportasi darat di wilayah pesisir dan pelabuhan,
– Hambatan pada aktivitas bongkar muat barang,
– Aktivitas masyarakat pesisir sehari-hari berpotensi lumpuh.
Warga Diminta Siaga
BMKG mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Masyarakat diimbau selalu siaga dan memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” kata Nur.
Peringatan ini menjadi sinyal penting bagi nelayan, pengusaha pelabuhan, serta masyarakat pesisir untuk mengantisipasi dampak pasang tinggi.













