Ringkasan Berita
- "Dari 2.001 lingkungan, ada 1.160 pos kamling aktif yang tersebar di 21 kecamatan," kata Rico saat Rapat Koordinasi P…
- Pos kamling itu tersebar di 21 kecamatan dari total 2.001 lingkungan yang ada.
- Selain itu, Pemkot Medan juga menempatkan 294 satuan perlindungan masyarakat (linmas) di seluruh kecamatan untuk memp…
Topikseru.com – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menyatakan sebanyak 1.160 pos keamanan lingkungan (pos kamling) saat ini beroperasi aktif di wilayah Kota Medan. Pos kamling itu tersebar di 21 kecamatan dari total 2.001 lingkungan yang ada.
“Dari 2.001 lingkungan, ada 1.160 pos kamling aktif yang tersebar di 21 kecamatan,” kata Rico saat Rapat Koordinasi Pengaktifan Kembali Siskamling bersama Forkopimda Medan, Jumat (12/9/2025).
Program Prioritas Wali Kota Medan
Sejak dilantik, Rico Waas menegaskan bahwa pengaktifan pos kamling menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan. Ia telah menginstruksikan camat dan lurah agar seluruh kepala lingkungan memastikan pos kamling berfungsi kembali.
“Saya sudah mengingatkan camat agar pos kamling segera diaktifkan kembali. Kita harus solid bersama bhabinkamtibmas dan unsur masyarakat. Meskipun terkesan jadul, di era modern justru ini cara efektif menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Medan juga menempatkan 294 satuan perlindungan masyarakat (linmas) di seluruh kecamatan untuk memperkuat upaya menjaga kondusivitas wilayah.
Cegah Konflik Sosial di Medan Utara
Rico Waas menyoroti kawasan Medan Utara yang kerap menjadi titik rawan konflik sosial. Ia berharap keberadaan pos kamling dan linmas bisa menjadi garda terdepan dalam mencegah potensi kerawanan tersebut.
“Kesadaran ini harus kita bangun, termasuk mencegah potensi konflik yang kerap terjadi. Kami bersyukur konsep ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Tugas kita adalah melaksanakannya hingga ke pelosok kota,” ujar Rico.
Arahan Presiden Prabowo: Aktifkan Pos Kamling
Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Staf Khusus Bidang Keamanan dan Hukum Kemendagri, Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono.
Dia menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pos kamling kembali digerakkan secara nasional.
“Ini pelajaran berharga dari peristiwa pascaaksi demonstrasi. Pos kamling harus kembali digerakkan, warga didata, dan tamu dicatat. Ada enam langkah perhatian Kemendagri, salah satunya pengaktifan Siskamling agar berjalan efektif di era digital,” kata Wahyu.
Dengan target seluruh lingkungan di Kota Medan kembali memiliki pos kamling aktif, pemerintah berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah semakin meningkat.







