Daerah

Banjir Medan: 5 Kecamatan Terendam, Ratusan Rumah Rusak, Ratusan Jiwa Mengungsi

×

Banjir Medan: 5 Kecamatan Terendam, Ratusan Rumah Rusak, Ratusan Jiwa Mengungsi

Sebarkan artikel ini
prakiraan cuaca Sumatera Utara
Ilustrasi - BMKG menyampaikan peringatan dini cuaca di wilayah Sumatera Utara (Sumut)

Ringkasan Berita

  • Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat ribuan jiwa terdampak, ratus…
  • Lima kecamatan terdampak banjir adalah Medan Selayang, Medan Maimun, Medan Johor, Medan Polonia, dan Medan Labuhan.
  • Dari kelima wilayah tersebut, Kecamatan Medan Maimun tercatat paling parah dengan lima kelurahan terendam, yakni Kelu…

Topikseru.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Minggu dini hari (12/10/2025) mengakibatkan banjir besar melanda lima kecamatan. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat ribuan jiwa terdampak, ratusan rumah terendam, dan 405 jiwa terpaksa mengungsi.

Lima kecamatan terdampak banjir adalah Medan Selayang, Medan Maimun, Medan Johor, Medan Polonia, dan Medan Labuhan.

Dari kelima wilayah tersebut, Kecamatan Medan Maimun tercatat paling parah dengan lima kelurahan terendam, yakni Kelurahan Aur, Sei Mati, Suka Raja, Hamdan, dan Kampung Baru.

Baca Juga  Banjir Bandang Tapanuli Selatan: 12 Ribu Rumah Rusak, 13 Tewas, BPBD Sumut Ungkap Data Sementara

Di Medan Johor, banjir melanda Kelurahan Kuala Bekala (655 jiwa terdampak), Pangkalan Mansyhur, dan Gedung Johor.

Sementara itu, Medan Polonia mencatat banjir di Kelurahan Sari Rejo dan Polonia dengan total hampir 400 jiwa terdampak.

Kondisi lebih serius terjadi di Medan Labuhan, terutama Kelurahan Pekan Labuhan (560 jiwa terdampak) dan Martubung (400 jiwa). Dari wilayah ini, sebanyak 405 jiwa harus mengungsi ke lokasi aman.

Adapun di Medan Selayang, banjir melanda Kelurahan Beringin dengan 193 jiwa terdampak.

Penanganan dan Data Sementara

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menegaskan bahwa data ini masih bersifat sementara.

“Kondisi terkini masih dalam penanganan dan pendataan oleh pemerintah setempat,” ujarnya.

Meski belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka, BPBD bersama stakeholder terkait telah melakukan evakuasi dan distribusi bantuan darurat ke lokasi banjir.