DaerahNews

Pensiunan BUMN di Simalungun Ditemukan Meninggal Dunia di Sebelah Motornya

×

Pensiunan BUMN di Simalungun Ditemukan Meninggal Dunia di Sebelah Motornya

Sebarkan artikel ini
Penemuan mayat
Joli Sihombing, seorang pensiunan BUMN, ditemukan meninggal dunia di samping motornya, Sabtu (4/5). Foto: Humas Polres Simalungun

Ringkasan Berita

  • Kapolsek Sidamanik AKP S Tampubolon peristiwa tersebut terungkap saat saksi Miswan melihat sesosok mayat tergeletak d…
  • Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/5) sekira pukul 08.00 WIB.
  • "Penemuan tersebut kemudian dia sampaikan kepada saksi lain, Gursang Sidabutar, yang berada tak jauh dari lokasi," ka…

TOPIKSERU.COM, SIMALUNGUN – Seorang pensiunan BUMN bernama Joli Sihombing meninggal dunia di samping motor miliknya, di perkebunan teh Blok I Tobasari, Nagori Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pam Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/5) sekira pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Sidamanik AKP S Tampubolon peristiwa tersebut terungkap saat saksi Miswan melihat sesosok mayat tergeletak dengan posisi telungkup di samping motornya.

“Penemuan tersebut kemudian dia sampaikan kepada saksi lain, Gursang Sidabutar, yang berada tak jauh dari lokasi,” kata AKP S Tampubolon melalui keterangan tertulis, Minggu (5/5).

Kedua saksi selanjutnya menghubungi Pangulu Nagori Sat Battu Saribu Irwan Oppusunggu. Laporan tersebut kemudian dia teruskan ke pihak Polsek Sidamanik.

Tim Polsek Sidamanik langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Polisi selanjutnya mengevakuasi jenazah korban.

Baca Juga  Pria Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Ikat Pinggang di Padangsidempuan, Diduga Korban Pembunuhan

“Kami bersama pihak kesehatan Pam Sidamanik melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan sebagai penyebab kematian,” jelas AKP S Tampubolon.

Sementara, berdasarkan keterangan pihak keluarga menyebut bahwa Juli Sihombing telah lama mengidap penyakit.

Anak korban menyebut terakhir kali bertemu sang ayah saat pamit pergi ke ladang dengan membawa bekal nasi pada Jumat (3/5).

“Anak korban mengatakan ayahnya tidak pulang hingga keluarga mendapat kabar bahwa korban meninggal dunia di samping sepeda motor di kebun teh,” kata AKP S Tampubolon.

Dia mengatakan berdasarkan permintaan pihak keluarga, petugas tidak melakukan proses autopsi. Sebab, keluarga beralasan telah menerima penyebab kematian korban.

Kasus ini selesai tanpa tuntutan apapun dari pihak keluarga. Keluarga meyakini penyebab kematian korban wajar dan tidak melibatkan kekerasan atau tindak pidana.

“Keluarga yakin kematian Joli Sihombing disebabkan oleh penyakit yang diidapnya. Rencana pemakaman akan menyesuaikan dengan adat Batak oleh keluarga dan masyarakat setempat,” pungkasnya.(Cr1/Topikseru)