Topikseru.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Medan, Herry Suhasmin, menginstruksikan seluruh jajaran pengamanan untuk bekerja secara disiplin, profesional, dan patuh terhadap standar operasional prosedur (SOP).
Hal itu ia tegaskan dalam rapat penguatan pengamanan yang digelar pada Sabtu (15/11/2025).
Dalam keterangannya, Herry menegaskan bahwa seluruh aktivitas di lingkungan Lapas harus berjalan sesuai aturan tanpa toleransi terhadap pelanggaran.
“Tidak ada alasan bagi siapapun untuk bermain-main dengan pelanggaran. Peredaran handphone, narkoba, maupun praktik penipuan harus diberantas tanpa kompromi,” tegasnya.
Herry menyampaikan, apabila ada petugas yang terbukti terlibat dalam praktik terlarang atau justru membekingi pelanggaran, pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai regulasi yang berlaku.
“Jika ada petugas yang terlibat, sanksinya jelas. Penindakan dilakukan sesuai aturan internal maupun ketentuan lainnya,” tambahnya.
Pengawasan Berlapis di Area Rawan
Dalam arahannya, Herry menekankan pentingnya pengawasan ketat di sejumlah titik rawan seperti blok hunian, ruang kunjungan, dan jalur distribusi barang.
Dia meminta seluruh petugas meningkatkan koordinasi sekaligus memperkuat pola patroli untuk menekan potensi penyimpangan.
Dirinya juga menyoroti pemahaman petugas terhadap teknologi dan prosedur pengamanan.
“Setiap petugas harus memahami tata cara penggunaan alat pengawasan, teknik penggeledahan, dan mekanisme pelaporan insiden. Jangan sampai ada yang bekerja asal-asalan,” ujarnya.
Upaya Perkuat Integritas Lapas
Rapat tersebut menjadi momentum konsolidasi internal Lapas Kelas I Medan untuk mempertegas komitmen menjaga keamanan dan ketertiban.
Pihaknya berharap, penguatan ini dapat memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari praktik ilegal yang dapat merusak kepercayaan publik.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, Herry optimistis jajaran Lapas dapat menjaga integritas institusi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pembinaan terhadap warga binaan.











