Ringkasan Berita
- Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan bahwa kehadiran SPPG merupakan langkah strategis untuk m…
- Bagian dari Pengabdian Polri untuk Masyarakat Whisnu menyampaikan bahwa program SPPG juga sejalan dengan visi Asta Ci…
- Pembangunan Berlanjut: 19 SPPG Menyusul, 59 Tambahan di 2026 Polda Sumut juga tengah menyelesaikan pembangunan 19 SPP…
Topikseru.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengumumkan bahwa sebanyak 39 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif beroperasi untuk mendukung peningkatan kualitas gizi pelajar di berbagai daerah. Program ini menjadi bagian kontribusi Polri dan Bhayangkari dalam memperbaiki ketahanan gizi generasi muda.
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan bahwa kehadiran SPPG merupakan langkah strategis untuk memastikan pelajar mendapatkan asupan makanan sehat, aman, dan terukur.
“Pembangunan SPPG adalah wujud kontribusi Polri dan Bhayangkari dalam memperbaiki gizi siswa di daerah,” ujar Whisnu di Medan, Jumat (21/11/2025).
Setiap SPPG Wajib Jalani Uji Keamanan Pangan
Whisnu menegaskan bahwa seluruh makanan yang diproduksi dan didistribusikan melalui SPPG telah melalui proses uji mutu secara ketat.
Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan dan menjaga standar gizi yang layak bagi pelajar.
Hingga kini, Polri mencatat lebih dari 1.500 SPPG di seluruh Indonesia telah beroperasi tanpa temuan kasus pencemaran makanan.
“Dari 1.500 SPPG yang dibangun Polri, tidak ada yang bermasalah. Karena itu, standar keamanan pangan harus terus dipertahankan,” katanya.
Pembangunan Berlanjut: 19 SPPG Menyusul, 59 Tambahan di 2026
Polda Sumut juga tengah menyelesaikan pembangunan 19 SPPG tambahan, yang ditargetkan segera beroperasi untuk memperkuat distribusi makanan bergizi kepada pelajar.
Pada 2026, Polri telah menyiapkan rencana perluasan program dengan membangun 59 SPPG lagi di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Kapolda menilai pemenuhan gizi pelajar bukan hanya program jangka pendek, tetapi bagian dari investasi besar negara dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
“Makanan bergizi bagi pelajar adalah kunci menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai fondasi Indonesia maju,” jelas Whisnu.
Bagian dari Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Whisnu menyampaikan bahwa program SPPG juga sejalan dengan visi Asta Cita dalam memperkuat kualitas manusia Indonesia.
Dia menekankan bahwa fasilitas ini harus dijaga bersama, mengingat kehadirannya memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
“Polri hadir untuk memberi harapan dan menghadirkan kebaikan. Mari kita rawat fasilitas ini sebagai bagian dari pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
SPPG Resor Toba Melayani Lebih dari 3 Ribu Pelajar
Sebelumnya, pada Kamis (20/11), Kapolda Sumut meresmikan SPPG di Polres Toba. Fasilitas tersebut telah melayani 11 sekolah, mulai TK hingga SMA/SMK, dengan total 3.176 pelajar penerima manfaat.
Program ini diharapkan terus diperluas agar semakin banyak pelajar di daerah mendapatkan akses makanan sehat serta dukungan gizi berkelanjutan.












