Daerah

Tol MKTT Amblas, Lalin Dialihkan dan Contraflow Diterapkan di Tanjung Morawa

×

Tol MKTT Amblas, Lalin Dialihkan dan Contraflow Diterapkan di Tanjung Morawa

Sebarkan artikel ini
tol MKTT amblas
Tol Medan-Tebing Tinggi amblas akibat tergerus banjir. Topikseru.com/Ameq

Ringkasan Berita

  • Direktur Utama PT Jasa Marga Kualanamu Tol, Plaza Thomas Dwiatmanto, menjelaskan bahwa kerusakan cukup parah hingga m…
  • Insiden tersebut terjadi di KM 41+600 arah Medan, tepatnya di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
  • Kepolisian Terapkan Contraflow Kasatlantas Polresta Deli Serdang, AKP Resti Widya Sari, mengatakan bahwa kepolisian t…

Topikseru.com – Ruas jalan di Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) mengalami kerusakan serius setelah badan jalan amblas akibat tergerus banjir pada Jumat (28/11/2025). Insiden tersebut terjadi di KM 41+600 arah Medan, tepatnya di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Direktur Utama PT Jasa Marga Kualanamu Tol, Plaza Thomas Dwiatmanto, menjelaskan bahwa kerusakan cukup parah hingga menyebabkan seluruh lajur di titik tersebut tidak dapat dilintasi kendaraan.

“Badan jalan ambles cukup dalam sehingga seluruh lajur tak bisa digunakan. Rekayasa lalu lintas langsung diberlakukan di lokasi terdampak,” ujar Thomas dalam keterangan tertulis.

Arus Lalin Dialihkan ke Sejumlah Gerbang Tol

Untuk mengurai kemacetan dan menjamin keamanan pengguna jalan, beberapa pengalihan rute dilakukan:

  • Arah Tebing Tinggi – Medan:

Dialihkan melalui GT Kemiri

Dialihkan melalui GT Kualanamu

  • Arah Kualanamu – Medan:

Dialihkan melalui GT Lubuk Pakam

  • Arah Medan – Tebing Tinggi/Kualanamu:

Masih dapat melintas khusus kendaraan Golongan 1 non-bus melalui lajur 1 KM 41

Bus Golongan 1 dan kendaraan Golongan 2 ke atas dialihkan ke GT Tanjung Morawa (Ruas Tol Belmera) untuk menghindari beban berlebih pada struktur jembatan.

Baca Juga  Penjarahan Gudang Bulog Tapanuli Tengah Diduga Tewaskan 8 Warga, Bulog Sumut 2.400 Ton Beras Ludes

Kepolisian Terapkan Contraflow

Kasatlantas Polresta Deli Serdang, AKP Resti Widya Sari, mengatakan bahwa kepolisian telah menerapkan sistem contraflow di KM 10 arah Belawan sepanjang sekitar 5 kilometer.

“Contraflow dilakukan untuk mengatur arus kendaraan sekaligus mengurai kepadatan. Lajur Belawan yang biasanya digunakan untuk arah Belawan–Mabar kini dimanfaatkan sementara,” jelasnya.

Petugas juga memasang rambu, cone pembatas, serta pengaturan lapangan untuk menjamin keamanan rekayasa lalu lintas.

Sungai Deli Meluap, Tol Belmera Ikut Tergenang

Selain titik jalan amblas, PT Jasa Marga juga mencatat genangan air setinggi 80 sentimeter di KM 7 arah Medan, Ruas Tol Belmera, sejak Kamis (27/11) malam.

Genangan ini dipicu oleh luapan Sungai Deli yang terdorong curah hujan ekstrem akibat Siklon Tropis Senyar serta pasang air laut.

“Jalur menuju Belawan tidak dapat dilalui sehingga seluruh kendaraan diarahkan melalui GT Mabar 2,” kata Thomas.

Kerusakan Selebar 6 Meter, Panjang 25 Meter

Hasil pemeriksaan lapangan mengungkapkan bahwa amblasnya badan jalan memiliki dimensi kerusakan:

  • Lebar: 6 meter
  • Panjang: 25 meter

AKP Resti menjelaskan bahwa kerusakan terjadi akibat gerusan air di bawah badan jalan yang bersumber dari Sungai Sei Batu Gingging, yang berada tepat di bawah struktur tol.

“Untuk sementara kendaraan dari Tebing Tinggi ke Medan tidak dapat melintas sampai perbaikan selesai,” ujarnya.

PT Jasa Marga memastikan upaya perbaikan darurat segera dilakukan agar jalur dapat berfungsi kembali secepat mungkin.