Topikseru.com, Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Sumatera Utara berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dengan petir dan angin kencang pada Sabtu (3/1).
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Endah Paramita, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terjadinya hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di pegunungan, pantai timur, lereng timur, dan lereng barat yang berpotensi menimbulkan banjir dan longsor,” kata Endah, Jumat (2/1/2026).
Prakiraan Cuaca Pagi hingga Malam
Secara umum, kondisi cuaca di Sumatera Utara pada Sabtu pagi berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian besar wilayah.
Daerah yang berpeluang hujan antara lain Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, serta Langkat dan sekitarnya.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah, seperti Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas, Padanglawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Toba.
Sementara pada malam hari, hujan ringan menurut perkiraan BMKG masih terjadi di beberapa wilayah, sedangkan dini hari kondisi cuaca umumnya berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara berkisar 14–32 derajat Celsius, dengan kelembaban udara 63 – 98 persen. Angin bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–11 kilometer per jam.
Gelombang Tinggi Mengintai Perairan Sumut
Selain cuaca daratan, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Sumatera Utara.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Medan, Dasmian Sulviani, menyebutkan tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi pada 3–5 Januari 2025.
Gelombang tinggi tersebut berpotensi muncul di:
- Perairan Barat Kepulauan Batu
- Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
- Perairan Kepulauan Batu
- Perairan Barat Kepulauan Nias
- Perairan Timur Kepulauan Nias
Pola angin di wilayah Sumatera bagian utara umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 6 – 25 knot.
BMKG mengingatkan nelayan dan operator pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan. Perahu nelayan diminta waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, sedangkan kapal tongkang diimbau berhati-hati apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.






