Topikseru.com, Medan – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 126 orang mengalami luka-luka dan 42 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut.
Berdasarkan laporan yang diterima di Medan pada Senin (9/1/2026), korban luka dan hilang tersebut tersebar di empat dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang terdampak bencana.
Rincian korban luka-luka meliputi Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak tiga orang, Kabupaten Tapanuli Tengah tujuh orang, Kabupaten Tapanuli Selatan 46 orang, dan Kota Sibolga 68 orang.
Sementara itu, korban yang masih dinyatakan hilang tersebar di Kabupaten Tapanuli Utara dua orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 35 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan empat orang, serta Kabupaten Humbang Hasundutan satu orang.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara.
“Data ini merupakan laporan sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut. Update per 9 Januari 2026 pukul 17.00 WIB,” ujar Sri Wahyuni.
19 Kabupaten/Kota Terdampak Bencana
Pusdalops PB Sumut juga mencatat sebanyak 19 kabupaten/kota di Sumatera Utara terdampak bencana alam dalam periode tersebut.
Wilayah terdampak meliputi Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Sibolga.
Selain itu, bencana juga melanda Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Tapanuli Utara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, serta Kabupaten Batubara.
BPBD Sumut bersama tim gabungan masih terus melakukan upaya penanganan darurat, pendataan lanjutan, serta pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang, terutama di wilayah dengan dampak terparah.












