Ringkasan Berita
- Ditemukan 1 Kilometer dari Titik Awal Setelah tiga hari pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung sekitar …
- Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 1 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut.
- Korban ditemukan pada hari ketiga pencarian, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 10.55 WIB, dalam kondisi meninggal dunia.
Topikseru.com, Asahan – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad pria bernama Awaluddin Nasution (42) yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Asahan, Desa Pulau Rakyat Tua, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Korban ditemukan pada hari ketiga pencarian, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 10.55 WIB, dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 1 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut.
Operasi pencarian melibatkan personel dari Basarnas Medan melalui Pos SAR Tanjungbalai-Asahan, unsur kepolisian, BPBD, TNI-Polri, serta relawan setempat.
Kronologi Korban Hanyut di Sungai Asahan
Peristiwa bermula pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban bersama seorang rekannya berenang di Sungai Asahan, tepatnya di wilayah Desa Pulau Rakyat Tua, Kabupaten Asahan.
Diduga korban mengalami kelelahan saat berenang hingga akhirnya terseret arus sungai yang cukup deras. Rekan korban tidak sempat memberikan pertolongan karena korban langsung hilang dari permukaan air.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Camat Pulau Rakyat dan diteruskan ke Pos SAR Tanjungbalai-Asahan untuk dilakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Tim SAR melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan memperhitungkan kondisi arus dan potensi pergeseran korban.
Ditemukan 1 Kilometer dari Titik Awal
Setelah tiga hari pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban hanyut.
Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai adat setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, yang bertindak sebagai Search Mission Coordinator (SMC), menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut.
“Upaya pencarian dan evakuasi yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan meskipun dalam tantangan arus yang deras dan luasnya area pencarian, akhirnya membuahkan hasil. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujar Hery dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (24/2/2026).
Basarnas Imbau Waspada Saat Beraktivitas di Sungai
Hery menegaskan peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan alami, terutama ketika debit air meningkat dan arus sungai deras.
Dia juga menekankan komitmen Basarnas untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta koordinasi lintas instansi dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat berenang atau beraktivitas di sungai, termasuk memperhatikan kondisi arus, cuaca, serta kemampuan fisik.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Namun, evaluasi dan peningkatan strategi pencarian akan terus dilakukan guna meminimalkan risiko kejadian serupa di wilayah operasi Sumatera Utara.













