- Lapas Kelas I Medan resmi naikkan pangkat PNS dan umumkan Pegawai Teladan 2026.
- Fonika Affandi tegaskan kenaikan pangkat bukan sekadar seremoni, tapi amanah besar.
- Pengukuhan Duta Layanan 2026 jadi langkah strategis perkuat citra dan pelayanan publik.
Topikseru.com, Medan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menggelar penyematan tanda kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS), pemberian penghargaan Pegawai Teladan dan Berdedikasi Tinggi, serta pengukuhan Duta Layanan Tahun 2026, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja pegawai, sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat.
Pegawai Teladan Januari–Februari 2026 Diumumkan
Dalam agenda tersebut, penghargaan Pegawai Teladan dan Berdedikasi Tinggi Periode Januari 2026 diberikan kepada M. Irshad Rifqi Lubis. Sementara untuk Periode Februari 2026, penghargaan diraih oleh Amaluddin Nasution.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas integritas, disiplin, loyalitas, serta kontribusi nyata dalam mendukung kinerja organisasi di lingkungan Lapas.
Prosesi penyematan tanda kenaikan pangkat diberikan kepada PNS yang memperoleh kenaikan pangkat periode 1 Februari dan 1 Maret 2026. Momentum ini menjadi momen membanggakan, terutama bagi pegawai yang hadir didampingi pasangan dan keluarga sebagai bentuk dukungan atas capaian karier mereka.
Kenaikan pangkat tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan jenjang jabatan, tetapi juga sebagai amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
Pengukuhan Duta Layanan 2026, Perkuat Citra Positif Lapas
Selain penghargaan dan kenaikan pangkat, Lapas Kelas I Medan juga mengukuhkan Duta Layanan Tahun 2026. Langkah ini dinilai strategis dalam membangun budaya pelayanan prima dan memperkuat citra positif lembaga pemasyarakatan di tengah masyarakat.
Program Duta Layanan diharapkan menjadi motor penggerak perubahan, terutama dalam menghadirkan pelayanan yang transparan, humanis, dan profesional.
Fonika Affandi: Jangan Anggap Seremoni Formalitas
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan bahwa kenaikan pangkat dan penghargaan bukan sekadar seremoni.
“Ini adalah amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kinerja, integritas, serta loyalitas terhadap organisasi. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus bekerja profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur, sekaligus penegasan komitmen Lapas Kelas I Medan dalam membangun SDM unggul, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan berkualitas.













