Daerah

Gempa M5,3 Guncang Simeulue Aceh, BMKG: Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia

×

Gempa M5,3 Guncang Simeulue Aceh, BMKG: Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia

Sebarkan artikel ini
Gempa Simeulue
Gempa di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh

Topikseru.comGempa bumi tektonik mengguncang wilayah Pulau Simeulue, Aceh, pada Minggu siang. Berdasarkan analisis terbaru, gempa tersebut memiliki magnitudo 5,3 dan dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng tektonik di kawasan barat Sumatra.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada pukul 13.05 WIB dan termasuk dalam kategori gempa bumi dangkal.

Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa gempa tersebut dipicu oleh pergerakan lempeng tektonik di zona subduksi.

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia,” kata Rahmat dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu.

Episenter Gempa di Laut Tenggara Sinabang

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa memiliki parameter terbaru dengan magnitudo 5,3.

Episenter gempa berada pada koordinat 2,03 derajat Lintang Utara dan 96,49 derajat Bujur Timur. Lokasinya berada di laut sekitar 50 kilometer arah tenggara Sinabang dengan kedalaman sekitar 29 kilometer.

Analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan naik atau thrust fault, yang merupakan karakteristik umum dari aktivitas subduksi lempeng di wilayah tersebut.

Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah

Getaran gempa dilaporkan terasa di beberapa daerah di Aceh dengan intensitas berbeda.

Di wilayah Simeulue, gempa dirasakan dengan intensitas III pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI), yang berarti getaran cukup terasa di dalam rumah dan menyerupai getaran kendaraan berat yang melintas.

Sementara itu, getaran juga dirasakan di Subulussalam dan Aceh Selatan dengan intensitas II MMI, yakni dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan gempa yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Selain itu, hingga pukul 13.30 WIB, pemantauan BMKG juga belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG, termasuk media sosial @infoBMKG, situs resmi bmkg.go.id, serta aplikasi informasi gempa yang disediakan lembaga tersebut.

Wilayah barat Sumatra, termasuk Aceh, memang berada di jalur seismik aktif akibat pertemuan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, sehingga aktivitas gempa tektonik relatif sering terjadi di kawasan ini.