Ringkasan Berita
- Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Medan Subhan Fajri Harahap membenarkan informasi terk…
- Namun, dia mengatakan bahwa yang bersangkutan sudah tidak menjabat sebagai Kadis Perhubungan Kota Medan selama bebera…
- "Untuk info lanjut terkait hal tersebut dapat menanyakan langsung ke Inspektorat Kota Medan.
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Bobby Nasution menonaktifkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Iswar Lubis dari jabatannya, terhitung sejak Rabu, 11 September 2024, dalam rangka pemeriksaan di Inspektorat.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Medan Subhan Fajri Harahap membenarkan informasi terkait penonaktifan Iswar Lubis sebagai Kadis Perhubungan Kota Medan.
“Informasi yang kami terima dari Inspektorat Kota Medan bahwa yang bersangkutan saat ini sedang bebas tugas dari jabatannya dalam rangka pemeriksaan di Inspektorat,” kata Subhan kepada topikseru.com, Jumat (13/9).
Mantan Camat Medan Belawan ini tidak merinci materi pemeriksaan terhadap Iswar Lubis di Inspektorat.
Namun, dia mengatakan bahwa yang bersangkutan sudah tidak menjabat sebagai Kadis Perhubungan Kota Medan selama beberapa waktu ke depan.
“Untuk info lanjut terkait hal tersebut dapat menanyakan langsung ke Inspektorat Kota Medan. Sedangkan gantinya (Pengganti) sampai hari ini belum ada,” ujar Subhan.
Terpisah, Kepala Inspektorat Kota Medan Sulaiman Harahap membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap Iswar Lubis.
Kendati demikian, Sulaiman membantah bahwa Iswar telah dicopot dari jabatannya.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap Kadis Perhubungan Kota Medan itu terkait evaluasi kinerja.
“Nonaktifkan sementara, dalam rangka audit kinerja yang bersangkutan. Bukan pencopotan ya, tetapi dinonaktifkan sementara,” kata Sulaiman Harahap.
Dugaan Kebocoran APBD
Mengenai isu yang beredar bahwa Iswar Lubis diperiksa terkait kebocoran anggaran pendapatan asli daerah (APBD) dari parkir berlangganan, Sulaiman enggan merinci.
Dia hanya mengatakan bahwa materi pemeriksaan terkait kinerja yang mencakup semua aspek.
“Ini berkaitan dengan kinerja dan mencakup semuanya,” ujar Sulaiman.
Sulaiman menjelaskan bahwa Iswar akan menjalani pemeriksaan selama 11 hari. Bahkan, bila pemeriksaan belum tuntas maka berpeluang akan memperpanjang masa nonaktif tersebut.
“Kami akan melihat hasil kesimpulan dari pemeriksaan. Sementara itu, tim akan melakukan pemeriksaan hingga batas waktu tersebut,” pungkasnya.













