Daerah

Bocah yang Terseret Arus Aek Simbolon Dairi Ditemukan Meninggal Dunia

×

Bocah yang Terseret Arus Aek Simbolon Dairi Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Dairi
Tim SAR bersama warga saat melakukan pencarian korban di Sungai Aek Simbolon, Kabupaten Dairi. Foto: Dok. Basarnas Medan

Ringkasan Berita

  • Namun, tanpa mereka sadari arus sungai deras dan menyeret tubuh mungil Tier.
  • "Korban kami temukan dalam kondisi meninggal dunia berjarak 3 kilometer dari lokasi awal hanyut," kata Kepala Kantor …
  • Peristiwa ini bermula saat korban dan tiga temannya sedang asyik mandi di sungai tersebut.

TOPIKSERU.COM, DAIRI – Tier Nababan, bocah berusia sembilan tahun ini hilang setelah terseret arus Sungai Aek Simbolon di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Minggu (22/9) sore.

Peristiwa ini bermula saat korban dan tiga temannya sedang asyik mandi di sungai tersebut. Namun, tanpa mereka sadari arus sungai deras dan menyeret tubuh mungil Tier.

Kedua teman Tier yang mengetahui bergegas memberitahukan kepada warga di Desa Buntu Raja Kecamatan Siempat Nempu.

Orang tua korban dan beberapa warga desa berupaya melakukan pencarian, tetapi masih nihil.

Baca Juga  Banding Ditolak, PT Medan Tetap Hukum Eks Kadis LHK Sumut 1 Tahun Penjara

Kejadian ini kemudian segera mereka laporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.

“Korban kami temukan dalam kondisi meninggal dunia berjarak 3 kilometer dari lokasi awal hanyut,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Mustari melalui keterangan tertulis, Selasa (24/9).

Mustari menjelaskan operasi pencarian korban sempat terkendala situasi medan sehingga tidak dapat melakukan pencarian menggunakan perahu.

Upaya pencarian korban hanya dapat dilakukan melalui scouting darat dan drone. Petugas harus turun ke lokasi sungai yang landai untuk mencari menggunaka aqua eyes.

Tim SAR juga pemasangan jaring untuk mengantisipasi korban terseret lebih jauh.

“Jasad korban kami temukan pagi tadi sekitar Pukul 10.20 WIB dan telah kami serahkan kepada pihak keluarga,” ujar Mustari.