Daerah

31 Perlintasan Sebidang KA di Sumut Ditutup, KAI Sumut: Demi Keselamatan

×

31 Perlintasan Sebidang KA di Sumut Ditutup, KAI Sumut: Demi Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Perlintasan Sebidang
KAI Sumut melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Foto: PT KAI Divre I Sumut

Ringkasan Berita

  • Manager Humas KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin mengatakan pihaknya telah menutup 31 perlintasan sebidang sejak Januar…
  • "KAI terus berusaha melakukan penutupan perlintasan untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan…
  • Dia mengatakan jumlah penutupan perlintasan pada periode ini lebih banyak dari periode 2023, yang menutup sebanyak se…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut) menutup perlintasan sebidang yang berada di sejumlah lokasi di Sumatera Utara (Sumut).

Manager Humas KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin mengatakan pihaknya telah menutup 31 perlintasan sebidang sejak Januari – September 2024, dengan tujuan untuk mencegah kecelakaan.

“KAI terus berusaha melakukan penutupan perlintasan untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan pengguna jalan,” kata Anwar Solikhin, Kamis (3/10).

Dia mengatakan jumlah penutupan perlintasan pada periode ini lebih banyak dari periode 2023, yang menutup sebanyak sepuluh titik perlintasan.

PT KAI Divre I Sumut mencatat, sejak Januari hingga September 2024 telah terjadi 50 kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api.

Baca Juga  Fakta Baru Sidang Korupsi PUPR Sumut: Bendahara UPTD Akui Terima Uang Kontraktor atas Perintah Atasan

Dari peristiwa tersebut jumlah korban meninggal sebanyak 24 orang, luka berat sebanyak 17 orang dan luka ringan 16 orang.

“Untuk wilayah KAI Divre I Sumut terdapat 487 perlintasan sebidang. Dari jumlah tersebut 117 perlintasan berpalang, 334 perlintasan tidak berpalang, 17 flyover dan 18 underpas,” ujar Anwar.

Anwar mengatakan dari jumlah yang ada, perlintasan sebidang yang memiliki petugas jaga baik dari KAI, Pemda, Dishub, swasta dan swadaya masyarat, ada 138 titik.

Dia mengatakan selain melakukan upaya penutupan, PT KAI juga melakukan edukasi dengan menggelar sosialisasi keselamatan kepada masyarakat.

Sosialisasi keselamatan kepada masyarakat ini melibatkan pihak terkait, baik dari Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, TNI, Polri dan Pecinta Kereta Api atau Railfans.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama tertib terhadap rambu-rambu yang ada serta selalu waspada dan lakukan ‘BERTEMAN’ (Berhenti, Tengok Kanan, Kiri, Aman, Jalan) saat akan melintasi pelintasan sebidang kereta api,” pungkasnya.