Ringkasan Berita
- Menurut Dermawan, personel gabungan terdiri dari sejumlah pihak yakni Polisi, TNI, BPBD, pemerintah setempat dan warg…
- “Penghentian operasi juga salah satunya karena kendala cuaca,” kata Dermawan.
- Menurut dia, pencarian akan berlanjut besok.
TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Tim gabungan menghentikan sementara proses pencarian terhadap jenazah Mangatas MB Manalu (37), pria yang hanyut di Aek Sibundong, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu (12/12) sore.
“Sampai saat ini nihil (belum ditemukan-red) bang,” kata Komandan Tim Pencarian korban dari Basarnas Nias, Pos SAR Sibolga, Dermawan Sinaga kepada Topikseru.com.
Menurut Dermawan, personel gabungan terdiri dari sejumlah pihak yakni Polisi, TNI, BPBD, pemerintah setempat dan warga, telah menyisir sungai sejauh 7 kilometer.
“Penyisiran di jalur darat juga ada. Kita juga gunakan drone,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, proses pencarian pada hari pertama operasi menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya, air sungai yang naik dan cukup deras serta hujan yang mengguyur.
“Penghentian operasi juga salah satunya karena kendala cuaca,” kata Dermawan.
Menurut dia, pencarian akan berlanjut besok. Sesuai standart, operasi tersebut akan berlangsung hingga 7 hari ke depan.
“Standartnya memang 7 hari bang, kecuali ada permintaan keluarga ya,” tutup Dermawan.













