Daerah

Longsor Sembahe Renggut 7 Nyawa, Jalur Berastagi-Medan Putus Total

×

Longsor Sembahe Renggut 7 Nyawa, Jalur Berastagi-Medan Putus Total

Sebarkan artikel ini
Bencana Alam
Tim SAR gabungan evakuasi korban longsor di Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang. Foto: tangkapan layar

Ringkasan Berita

  • Longsor di Desa Sembahe, tepatnya di Jalan Jamin Ginting, KM 37-38, tejadi setelah hujan dengan intensitas tinggi men…
  • Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Setyawan mengatakan selain tujuh korban meninggal dunia, terdapat 20 korban lain ya…
  • "Jumlah korban meninggal yang telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan ada tujuh orang," kata Kombes Gidion da…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Bencana alam tanah longsor yang terjadi di jalan lintas Medan-Berastagi, tepatnya di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, merenggut tujuh korban jiwa.

Longsor di Desa Sembahe, tepatnya di Jalan Jamin Ginting, KM 37-38, tejadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (26/11) malam.

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Setyawan mengatakan selain tujuh korban meninggal dunia, terdapat 20 korban lain yang mengalami luka-luka.

“Jumlah korban meninggal yang telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan ada tujuh orang,” kata Kombes Gidion dalam laporan tertulis dilihat Kamis (28/11).

Dia menyebut bahwa seluruh korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Kombes Gidion menyebut hingga Rabu (27/11) pukul 18.00 WIB, lokasi longsor yang di Jalan Lintas Medan – Berastagi belum bisa dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

“Hingga pukul 18.30 WIB tim tanggap darurat masih melakukan upaya pembersihan material serta pencarian para korban,” ujar Kombes Gidion.

Berikut Data 7 Korban Meninggal Dunia:

1. Dimas Nansyah Lutra Solin, Laki laki, Pematang siantar, 18 tahun, Islam, Wiraswasta,

2. Jesica Adriani Hutapea, perempuan, Kota Medan, 20 tahun, Kristen, Pelajar.

Baca Juga  Pascabanjir Bandang Tapteng–Sibolga, Pekerja PLN IP Salurkan 400 Paket Bantuan Kemanusiaan

3. Martin Sinulingga, Laki laki, 57 tahun, Kristen, Wiraswasta, warga Desa Lingga.

4. Laurensius Sihombing, Laki-laki, 20 tahun, warga Palipi – Samosir.

5. Rosmita Br Tarigan, Perempuan, 46 tahun, warga Desa Batu Mbelin.

6. Hardiansyah, Laki-laki, 33 tahun, warga Perumnas Simalingkar.

7. Yohana Tuti Sitohang, Perempuan, 22 tahun, warga Kabupaten Samosir.

Berikut Data Korban Luka-luka:

1. Kamal Nasir, Laki-Laki, 41 tahun,

2. Nurjanah, Perempuan, 34 tahun,

3. Rizki Al Fatih, Laki-laki, 7 tahun,

4. Fathir Pasaribu, Laki-laki,14 tahun,

5. Dedy Susanto, Laki-laki, 35 tahun,

6. Damri Pasaribu, Laki-laki, 52 tahun,

7. Amir Hamzah, Laki-laki, 24 tahun,

8. Aljono Pendo Berutu, Laki-laki, 20 tahun,

9. Ryan Januari Manullang, Laki-laki, 18 tahun,

10. Eldawati Sinaga, Perempuan, 19 tahun,

11. Lince Abelia Simbolon, Perempuan, 19 tahun,

12. Adi Paromo Sinaga, Laki-laki, 25 tahun,

13. Panatapan Marbun, Laki-laki, 19 tahun,

14. Pergaulan Nainggolan, Laki-laki, 23 tahun,

15. Fransiska Sinaga, Perempuan, 21 tahun,

16. Diah Artha Kristina Sinaga, Perempuan, 26 tahun,

17. Nia Daniati Sinaga, Perempuan, 18 tahun,

18. Thessa Sri Luwiana, Perempuan, 19 tahun,

19. Cheril Pasaribu, Perempuan, 18 tahun,

20. Esra simbolon, perempuan, 19 tahun,

21. Wahyu Angga Cibro, Laki-laki, 19 tahun,

22. Deddy Padang, Laki-laki, 18 tahun,

23. Kencana, Laki laki,18 tahun.

“Para korban yang dirawat di IGD sudah mendapat perawatan intensif. Berdasarkan keterangan dari dokter bahwa mereka sudah bisa pulang (rawat jalan) karena mengalami luka ringan,” pungkasnya.