Daerah

Update Longsor Sembahe: Tim SAR Kembali Temukan 2 Korban

×

Update Longsor Sembahe: Tim SAR Kembali Temukan 2 Korban

Sebarkan artikel ini
Bencana Alam
Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban longsor Sembahe dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (28/11). Foto: Humas Basarnas Medan

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan data Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, kedua jenazah korban yang ditemukan hari ini berjeni…
  • Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
  • Korban diduga salah satu penumpang bus pariwisata yang tertimbun longsor," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolong…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban longsor yang terjadi di Jalan Lintas Medan – Berastagi, tepatnya di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan data Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, kedua jenazah korban yang ditemukan hari ini berjenis kelamin perempuan.

“Jenazah pertama seorang perempuan, ditemukan pada pukul 12.15 WIB. Korban diduga salah satu penumpang bus pariwisata yang tertimbun longsor,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Mustari, dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11).

Baca Juga  20 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran Maut Dibekuk, 17 Orang Masih di Bawah Umur

Mustari menjelaskan tim SAR gabungan kembali menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan yang berada dalam satu lokasi dengan korban pertama.

“Korban kedua kami temukan pada pukul 12.25 WIB. Keduanya telah dievakuasi ke RSUP H Adam Malik Medan,” ujar Mustari.

Dia menyebut dengan penemuan dua jenazah hari ini, berdasarkan validasi data RSUP H Adam Malik bahwa jumlah korban meninggal dunia dalam bencana longsor menjadi tujuh orang.

Sedangkan belasan korban luka-luka masih menjalani perawatan di RSUP H Adam Malik Medan.

Data Korban Longsor Sembahe:

1. Marta Damayanti Sinaga, jenis kelamin perempuan, usia 23 tahun, warga Par Balohan, Kecamatan Palipi.

2. Anggya Firgantara Sinaga, jenis kelamin perempuan, usia 21 tahun, warga Sinaga Uruk, Kecamatan Palipi.

“Saat ini Basarnas Medan bersama Tim SAR gabungan masih melanjutkan terhadap korban yang masih dinyatakan hilang,” pungkasnya.