Ringkasan Berita
- Korban bernama Tengku Riski (31), sopir Hiace yang sebelumnya dilaporkan hilang pasca-bencana longsor menerjang Jalan…
- "Jenazah korban ditemukan berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di kawasan Kecamatan Namorambe…
- Tim SAR gabungan evakuasi korban bernama Tengku Rizki (31) yang ditemukan berlokasi sekitar 15 kilometer dari lokasi …
TOPIKSERU.COM, DELI SERDANG – Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang korban bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Sabtu (29/11).
Korban bernama Tengku Riski (31), sopir Hiace yang sebelumnya dilaporkan hilang pasca-bencana longsor menerjang Jalan Lintas Medan-Berastagi di Desa Sembahe pada Selasa (26/11).
“Jenazah korban ditemukan berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di kawasan Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Mustari dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Mustari menjelaskan jenazah korban ditemukan oleh warga di perladangan sawit. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada petugas SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian di lokasi longsor.
Tim evakuasi, kata Mustari, langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah warga Kota Medan itu dari ladang sawit.
“Tim bersama keluarga korban langsung menuju ke lokasi untuk memastikan identitas korban. Selanjutnya pada pukul 16.30 WIB korban langsung dievakuasi ke RSUP H Adam Malik Medan dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Mustari.

Mustari mengatakan dengan ditemukannya jenazah Tengku Riski, maka total jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa longsor di Jalan Jalan Lintas Medan-Berastagi menjadi 10 korban.
Dia mengatakan longsor yang terjadi di jalan lintas Sembahe menuju Berastagi itu sekitar sepanjang 3 kilometer dengan jumlah 13 titik longsoran.
“Hingga saat ini belum ada laporan terkait adanya kehilangan anggota keluarga pasca-kejadian longsor, sehingga operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Namun, untuk pembukaan akses jalan dan pemindahan material longsoran masih terus dilakukan oleh instansi terkait,” pungkasnya.













