Ringkasan Berita
- Gerakan ini bermula di masa Pemerintahan Presiden Soeharto pada 10 Januari 1993.
- Kala itu Soeharto meluncurkan program Gerakan Satu Juta Pohon.
- PT KAI Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara turut memperingati momentum tersebut dengan melakukan penanaman pohon…
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Hari Gerakan Satu Juta Pohon adalah gerakan serentak secara nasional sebagai semangat pelestarian lingkungan untuk mengatasi masalah deforestasi dan degradasi lingkungan.
Gerakan ini bermula di masa Pemerintahan Presiden Soeharto pada 10 Januari 1993. Kala itu Soeharto meluncurkan program Gerakan Satu Juta Pohon. Hingga saat ini tanggal 10 Januari diperingati sebagai hari Gerakan Satu Juta Pohon.
PT KAI Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara turut memperingati momentum tersebut dengan melakukan penanaman pohon di seputaran beberapa stasiun yang ada di wilayah kerjanya, Jumat (10/1).
Manager Humas PT KAI Sumut Anwar Solikhin mengatakan dalam rangka memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon 2025, pihaknya menanam puluhan berbagai jenis pohon di seputaran stasiun.
“Secara total pohon yang ditanam berjumlah 66 batang dengan berbagai jenis antara lain pohon pule, durian, rambutan dan mangga,” kata Anwar Solokhin melalui keterangan tertulis, Jumat.
Dia mengatakan semangat tersebut dalam rangka mewujudkan dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan serta mengurangi pemanasan global.
Anwar menyebut gerakan menanam pohon PT KAI Divre I Sumut tersebut untuk mendukung program pemerintah mencapai target emisi nol pada 2060.
“Beberapa lokasi penanaman pohon antara lain, Stasiun Lubuk Pakam, Lidah Tanah, Perbaungan, Bamban, Labuan, Dolok Merangir, Perlanaan, Hangelo dan Stasiun Batangkuis,” ujar Anwar.
Anwar menyebut PT KAI Sumut terus berkomitmen menjaga lingkungan dengan memberikan manfaat yang maksimal melalui layanan kereta api.
“Melalui pelayanan kerta api kami berkomitmen memberikan manfaat, baik manfaat langsung yang dapat dirasakan oleh pelanggan berupa layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu maupun manfaat tidak langsung bagi masyarakat berupa peningkatan kualitas udara dan kegiatan kelangsungan lingkungan,” pungkasnya.













