Daerah

Warga Semringah Terima Program Bedah Rumah Pemkab Tapteng

×

Warga Semringah Terima Program Bedah Rumah Pemkab Tapteng

Sebarkan artikel ini
Program Bedah Rumah
Lurah dan Kepling Lubuk Tukko Baru bersama keluarga yang mendapatkan program rehab RTLH Tapteng, Senin (13/1). Foto: Topikseru.com/ Jasman Julius

Ringkasan Berita

  • Rahmat Panggabean dan Juliana Siahaan, menjadi satu di antara keluarga penerima bedah rumah dari Program Rumah Tidak …
  • Pasangan suami istri ini sangat berbahagia akhirnya bisa tinggal di rumah layak huni.
  • Program RTLH diinisiasi oleh Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta, dengan jargon Tapteng Membara.

TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Satu keluarga di Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, semringah tak bisa menyembunyikan rasa bahagia setelah menjadi penerima program bedah rumah Pemkab Tapteng.

Rahmat Panggabean dan Juliana Siahaan, menjadi satu di antara keluarga penerima bedah rumah dari Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng).

Pasangan suami istri ini sangat berbahagia akhirnya bisa tinggal di rumah layak huni.

“Sangat senang, seperti mendapatkan durian runtuh. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya rumah kami ini bisa sebagus ini,” kata Juliana di kediamannya, Senin (13/1).

Juliana mengungkapkan selama puluhan tahun mereka menempati rumah berdinding papan dengan kondisi memprihatinkan.

Dia mengatakan hal yang sangat dikhawatirkan adalah saya turun hujan. Kondisi rumah yang rendah kerap menjadi langganan banjir.

“Karena keterbatasan ekonomi, makanya kami belum sanggup untuk memperbaiki rumah. Pendapatan suami dari hasil melaut juga pas-pasan untuk hidup sehari-hari,” ujar Juliana.

Baca Juga  DPRD Tapteng Minta Pergantian Pj, Ini Respons Sugeng

Dia dan suami sangat bersyukur dengan adanya bantuan bedah rumah program Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sugeng Riyanta, keluarganya punya rumah yang nyaman.

“Kami sekeluarga berterimakasih, tiada balasan dari kami, semoga program ini terus berlanjut agar keluarga lainya di kelurahan ini bisa mendapatkannya,” ujar Juliana.

Program RTLH diinisiasi oleh Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta, dengan jargon Tapteng Membara.

Berdasarkan data, selama kepemimpinan Pj Bupati Sugeng sebanyak 146 rumah telah mendapat manfaat pada 2024.

Lurah Lubuk Tukko Baru Lodewik Fraus Seran Marpaung mengatakan dari 8 unit rumah tidak layak huni yang mereka usulkan, di kelurahan ini cuma dapat satu unit di tahun 2024 dan satu lagi di Tahun 2025.

Dia berharap ada penambahan kuota di Kelurahan Lubuk Tukko, sebab ada beberapa keluarga yang harus dibantu untuk mendapatkan rumah layak huni.

“Kiranya program ini terus berlanjut, karena masih banyak rumah yang tidak layak huni di kelurahan Lubuk Tukko Baru,” kata Lodewik.

Lodewik juga mengungkapkan bahwa banyak rumah yang tidak layak huni di kelurahan yang dipimpinnya. Hal ini lantaran mayoritas masyarakat bekerja sebagai nelayan tradisional.

“Di sini mayoritas nelayan tradisional, tetapi hasil tangkapan ikan di laut terus menurun akibat pukat harimau,” ujar lurah.