Daerah

4 Fakta Puluhan Prajurit Resimen Arhanud-2/SSM Rusak Warung

×

4 Fakta Puluhan Prajurit Resimen Arhanud-2/SSM Rusak Warung

Sebarkan artikel ini
Resimen Arhanud-2/SSM
Sejumlah prajurit TNI dari Resimen Arhanud-2/SSM mengevakuasi kendaraan yang dirusak puluhan prajurit dalam insiden pengeroyokan. Foto: tangkapan layar video

Ringkasan Berita

  • Akibatnya, selain warung, beberapa sepeda motor dan satu unit minibus hancur dirusak oleh puluhan oknum prajurit Koda…
  • Peristiwa terjadi pada Rabu (29/1) tepatnya di Dusun Lau Gelunggung.
  • Lantas, apa yang menyebabkan para prajurit TNI dari Resimen Arhanud-2/SSM ini mengamuk?

TOPIKSERU.COM, DELI SERDANG – Puluhan prajurit dari Resimen Arhanud-2/SSM merusak sebuah warung milik warga di Desa Durin Simbeling, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Akibatnya, selain warung, beberapa sepeda motor dan satu unit minibus hancur dirusak oleh puluhan oknum prajurit Kodam I Bukit Barisan itu.

Peristiwa terjadi pada Rabu (29/1) tepatnya di Dusun Lau Gelunggung.

Lantas, apa yang menyebabkan para prajurit TNI dari Resimen Arhanud-2/SSM ini mengamuk? Berikut beberapa fakta terkait peristiwa tersebut.

1. Berawal dari Geber-geber Motor

Berdasarkan informasi bahwa peristiwa ini berawal saat seorang prajurit TNI bernama Praka Darma Saputra Lubis melintas di Jalan GBKP yang berpapasan dengan tiga orang warga sipil dengan kendaraan berknalpot brong. Ketiga pemuda itu menggeber-geber motornya tepat saat Praka Darma melintas.

Walhasil Praka Darma yang tidak senang dan mengikuti ketiga pemuda itu hingga tiba di sebuah warung milik warga tempat ketiga pemuda itu duduk. Saat itu Praka Darma menegur ketiganya.

“Ketiga pemuda yang ditegur oleh Praka Darma tidak terima sehingga menimbukan cekcok hingga menyulut emosi. Ketiganya bersama sepuluh pemuda lainnya kemudian mengeroyok Praka Darma,” kata Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Dody Yudha, Kamis (30/1).

Praka Darma yang mengalami pukulan dari para pemuda kemudian lolos dan melarikan diri ke kebun sawit. Dia kemudian memberitahukan peristiwa yang dialaminya kepada rekan-rekannya di resimen melalui group aplikasi WhatsApp.

2. Puluhan Prajurit Obrak-abrik Warung

Informasi dari Praka Darma direspons oleh puluhan rekan-rekannya sesama prajurit Resimen Arhanud-2/SSM dan langsung mendatangi lokasi.

Baca Juga  KAI Sumut Berlakukan Gapeka Baru, 5 Stasiun Layani Penumpang

Puluhan prajuirit itu menyisir area lokasi untuk mencari pelaku yang telah melarikan diri. Namun, karena tersulut emosi, para prajurit itu melakukan pengrusakan warung, kendaraan roda dua dan mobil.

Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam Bukit Barisan Kolonel Harry Sassono Utomo mengatakan bahwa saat prajurit menyisir di lokasi untuk mencari para pelaku pengeroyok Praka Darma, personel menemukan diduga narkoba di sekitar mobil yang turut dirusak.

“Barang-barang ini terbungkus rapi awalnya dan saat prajurit mencari pelaku pengeroyokan rekannya, ditemukan lah kotak ini,” ujar Kolonel Harry.

3. Warga Sebut Prajurit Bawa Senjata Api

Saat puluhan prajurit TNI dari Resimen Arhanud-2/SSM itu menggeruduk warung milik warga yang menjadi lokasi pengeroyokan, warga melihat ada prajurit yang datang dengan membawa senjata api.

Hal itu disampaikan Umar Tarigan yang menyaksikan saat puluhan prajurit itu datang dan melakukan pengrusakan warung.

Umar mengaku saat kejadian dia baru saja tiba dari Sabang dan menghampiri rumah abangnya yang tak jauh dari warung.

Namun, tiba-tiba puluhan prajurit TNI datang dan menyerang warung.

“Ada prajurit yang membawa senjata dan mengacungkan ke udara. Yang bawa hanya satu orang, laras pendek,” kata Umar Tarigan.

4. Resimen Arhanud-2/SSM Minta Maaf dan Ganti Kerusakan Warung

Kepala Staf Resimen (Kasmen) Arhanud-2/SSM Letkol Arip Budi Cahyono menyampaikan permintaan maaf atas ulah prajuritnya itu.

Letkol Arip Budi mengatakan atas nama satuan memohon maaf atas insiden penyerangan oleh sejumlah prajuritnya.

“Sekali lagi atas nama pribadi dan satuan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” kata Letkol Arip.

“Kami hadir di sini dengan itikad baik dan komitmen, yang mana pada dasarnya adalah kesalahpahaman. Syukur kedua belah pihak secara lisan telah berdamai.

Letkol Arip menegaskan akan mengganti seluruh kerugian yang dilami warga.