Daerah

Disdik Sumut Akui 50 SMA Lalai Input Data ke PDSS

×

Disdik Sumut Akui 50 SMA Lalai Input Data ke PDSS

Sebarkan artikel ini
PDSS
Ratusan pelajar MAN 2 Model Medan menggelar aksi unjuk rasa menuntut sekolah terkait PDSS dan SNBP di sekolahnya, Jumat (7/2). Foto: topikseru.com/Muchlis

Ringkasan Berita

  • "Hari ini banyak kita dengar informasi, berdasarkan data banyak sekolah yang terlambat menginput data nilai ke PDSS, …
  • Sebelumnya, Ketua DPRDSumut Erni Ariyanti meminta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara segera menyelesaikan perso…
  • Basir mengatakan PDSS berisi data rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang memenuhi syarat untuk mendaf…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) mengakui sebanyak 50 sekolah menengah atas (SMA) lalai melakan pengimputan nilai siswa eligible pada portal Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sumut Basir Hasibuan yang mengatakan akibat kelalaian pihak sekolah menyebabkan keterlambatan dalam finalisasi data nilai siswa untu mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025.

“Hari ini banyak kita dengar informasi, berdasarkan data banyak sekolah yang terlambat menginput data nilai ke PDSS, sehingga tidak bisa melakukan pendaftaran melalui jalur SNBP,” ujar Basir di Medan, Sabtu (8/2).

Basir mengatakan PDSS berisi data rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang memenuhi syarat untuk mendaftar SNMPTN.

Aturan ini, kata Basir tertuang dalam peraturan Permendikbud Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi.

Berdasarkan jadwal, pengisian nilai PDSS dibuka pada tanggal 6-31 Januari 2025 dan dibuka perpanjangan hingga tanggal 2 Februari 2025.

Baca Juga  3.943 Jemaah Haji Sumut Telah Tiba di Tanah Air

Atas persoalan yang tejadi, lanjut Basir, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya seperti menyurati Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk memohon melakukan perpanjangan pengisian PDSS di Sumut.

Disdik Sumut berharap kementerian dapat memberikan kesempatan untuk sekolah kembali melakukan pengisian PDSS agar siswa yang terancam gagal mengikuti SNPB tidak dirugikan.

“Setengah hari saja pun jadi, sehingga sekolah bisa menyelesaikan input nilai. Kasihan anak-anak yang berprestasi di sekolah tersebut tidak punya kesempatan untuk mendaftar dan mengambil peluang yang ada,” kata Basri.

Kendati telah memohon kepada Kemendiktisaintek RI terkait perpanjangan waktu pengisian data PDSS, pihaknya akan memberikan pembinaan terhadap sekolah yang lalai dalam mempersiapkan penginputan data hingga menyebabkan kerugaian pada siswa.

Pembinaan ini untuk mencegah peristiwa serupa dapat terjadi di kemudian hari.

“Kami tidak akan membiarkan kelalaian sekolah, tetapi untuk hal ini kita bicara mengenai mimpi anak-anak untuk bisa mendapatkan peluang yang sama,” ujar Basri.

Sebelumnya, Ketua DPRDSumut Erni Ariyanti meminta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara segera menyelesaikan persoalan yang dihadapi sejumlah siswa setelah gagal mendaftar SNBP dalam SNPMB 2025.

“Kami mendorong agar Dinas Pendidikan segera menyelesaikan masalah ini,” ujar Erni Ariyanti.

Pihaknya juga masih melakukan koordinasi dengan Komisi E DPRD Sumut untuk pemanggilan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Sumut terkait dengan permasalahan ini.