Ringkasan Berita
- Peringatan hari kemerdekaan ini menjadi pengingat sekaligus ungkapan syukur untuk terus mencintai tanah air.
- Seruang ini terus bergelora dari tingkat lingkungan hingga ke mimbar khutbah jumat.
- Berikut rekomendasi khutbah jumat dengan tema "Mencintai Tanah Air dan Menghormati Perbedaan Menurut Nilai-nilai Isla…
Topikseru.com – Memasuki bulan kemerdekaan dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, seluruh masyarakat Indonesia bersuka cita. Peringatan hari kemerdekaan ini menjadi pengingat sekaligus ungkapan syukur untuk terus mencintai tanah air. Seruang ini terus bergelora dari tingkat lingkungan hingga ke mimbar khutbah jumat.
Kemerdekaan Indonesia tidak didapatkan dengan mudah dan cuma-cuma. Di balik proklamasi 17 Agustus 1945 lalu, ada perjuangan dan pengorbanan syuhada dari berbagai latar belakang suku, golongan dan agama.
Oleh sebab itu, merayakan kemerdekaan berarti mencintai tanah air dan menghormati perbedaan sebagai sebuah anugerah dari Allah SWT, sebagaimana yang dianjurkan dalam ajaran Islam.
Berikut rekomendasi khutbah jumat dengan tema “Mencintai Tanah Air dan Menghormati Perbedaan Menurut Nilai-nilai Islam”, yang cocok dengan momentum hari kemerdekaan RI.
Berikut naskah khutbah jumat:
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Takwa adalah bekal terbaik bagi setiap Muslim, sebagaimana firman Allah:
“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah: 197)
Pada kesempatan ini, khatib akan menyampaikan tema “Mencintai Tanah Air dan Menghormati Perbedaan Menurut Nilai-nilai Islam”.
Jamaah yang berbahagia,
Mencintai tanah air adalah fitrah manusia. Tanah air adalah tempat kita lahir, tumbuh, dan mencari kehidupan. Rasulullah ﷺ pun mencontohkan rasa cinta pada tanah air ketika beliau hijrah dari Makkah ke Madinah.
Beliau bersabda:
“Demi Allah, engkau (Makkah) adalah negeri yang paling aku cintai. Seandainya kaummu tidak mengusirku darimu, niscaya aku tidak akan meninggalkanmu.” (HR. Tirmidzi)
Cinta tanah air bukan hanya sebatas kata-kata, tetapi diwujudkan dengan menjaga keamanan, mematuhi peraturan yang tidak bertentangan dengan syariat, bekerja keras membangun negeri, dan menjauhkan diri dari tindakan yang merusak.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Islam juga mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan. Di Indonesia, kita hidup dalam keberagaman suku, budaya, dan agama.
Allah berfirman:
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13)
Menghormati perbedaan berarti tidak memaksakan pendapat secara keras, tidak merendahkan orang lain karena suku atau agamanya, dan tidak menyebar kebencian. Inilah ajaran Islam yang selaras dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin.
Oleh karena itu, mencintai tanah air dan menghormati perbedaan adalah bagian dari ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar untuk menggapai ridha Allah.
Khutbah Kedua
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita berdoa agar Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa menjaga negara kita, memberkahi para pemimpin dengan kebijaksanaan, mempersatukan hati rakyatnya, serta menjauhkan kita dari fitnah perpecahan.
اللهم احفظ وطننا إندونيسيا من الفتن ما ظهر منها وما بطن، ووفق ولاة أمورنا لما تحب وترضى، واجعلنا من عبادك الصالحين الذين يحبون وطنهم ويحترمون الاختلاف فيما بينهم.
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Demikian naskah khutbah jumat singkat dengan tema “Mencintai Tanah Air dan Menghormati Perbedaan Menurut Nilai-nilai Islam” yang bisa dijadikan tema menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia.













